Kakan Kemenag Bukittinggi Ajak Guru MTsN 2 Tingkatkan Kompetensi

Kakan Kemenag Bukittinggi Ajak Guru MTsN 2 Tingkatkan Kompetensi
Bukittinggi, SuhaNews – Kakan Kemenag Kota Bukittinggi,  H. Eri Iswandi membuka secara resmi Workshop MTsN 2 Bukittinggi, Senin (20/06) bertempat di Nuansa Maninjau Hotel. Workshop tersebut mengangkat tema “Pengembangan Dokumen KTSP MTsN 2 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2022/2023 dan Perangkat Pembelajaran Menuju Kurikulum Merdeka Belajar”.

Kepala MTsN 2 Bukittinggi, Fakhri memaparkan bahwa kegiatan Workshop tersebut  berlangsung selama 2 hari di ikuti oleh semua tenaga pendidik dan kependidikan MTsN 2 Bukittinggi. Hari pertama menghadirkan narasumber Zulfadli Alfa , tim pengembang kurikulum Mts Sumatera Barat bertempat di Nuansa Maninjau Hotel dan hari kedua Kegiatan Workshop dilaksanakan di Madrasah dengan narasumber Hendra putra dengan mengupas tentang regulasi merdeka belajar.

“Dengan terselenggaranya workshop ini, di harapkan dapat meningkatnya wawasan tenaga pendidik dan kependidikan dalam menyiapkan perangkat pembelajaran menunju merdeka belajar di lingkungan MTsN2 Bukittinggi. Sehingga dapat membuka cakrawala berfikir bagi pengelola pendidikan dalam menghadapi kemajuan global di segala aspek kehidupan,” ujar

Dalam akhir laporannya, Kepala MTsN 2 Bukittinggi ini, memohon dengan hormat kepada Kakan Kemenag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi untuk berkenan membuka acara serta memberikan sambutan sekaligus arahan bagi seluruh peserta Workshop.

Kakan Kemenag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi mengawali sambutannya mengapresiasi MTsN 2 Bukittinggi yang bisa melaksanakan Workshop di luar lokasi Madrasah. “Kami sangat mengapresiasi MTsN 2 Bukittinggi yang bisa mengadakan Workshop diluar Madrasah. Hal ini bertujuan agar lebih fokus dalam mengikuti kegiatan sekaligus menghilangkan kejenuhan,” apresiasinya.

Selanjutnya H. Eri Iswandi menyampaikan persoalan yang kita hadapi sekarang ini  adalah terkait kompetensi. Kompetensi adalah sebuah kemampun yang dibutuhkan untuk melakukan atau melaksanakan pekerjaan yang dilandasi oleh pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja.

“Kami mengajak kita semua untuk selalu meningkatkan Kompetensi. Kompetensi bisa lahir dan didapat apabila selalu diasah dan digali, salah satu caranya adalah melalui pendidikan dan Workshop yang beradaptasi dan menyesuaikan dengan tuntunan zaman. Apabila kita sudah betadaptasi dan menerapkan hal tersebut kita tidak akan ketinggalan zaman,” tuturnya.

BACA JUGA  Duta Madrasah Kab. Solok Terima Penghargaan di Upacara HAB 74

Selanjutnya Kata Eri Iswandi, Bukittinggi merupakan miniatur Sumatera Barat. Setiap orang yang datang ke Sumatera Barat belum sah kalau belum ke Bukittinggi. Tentunya hal tersebut menjadi tantangan bagi kita untuk kedepan menjadi yang terbaik di segala bidang.

Kurikulum merdeka belajar memberikan kebebasan kepada satuan pendidikan, guru, dan peserta didik dalam mengembangkan pembelajaran. Peserta didik memiliki kodrat (bakat) alami, guru sebagai pendidik harus merawatnya sesuai dengan kodrat yang dimiliki peserta didik. Dalam kurun waktu tertentu kurikulum sekolah harus selalu ditinjau kembali untuk dikembangkan dikarenakan sebuah tuntutan zaman yang selalu berkembang dan mengharuskan seseorang yang hidup pada zaman itu mampu menyesuaikannya. Dan pendidikan merupakan sebuah kunci untuk menghadapi tuntutan zaman.

Terakhir Kakan Kemenag Kota Bukittinggi ini kembali mengingatkan terkait kedisiplin “Kedepan masalah kedisiplinan harus menjadi perhatian kita bersama. Jangan sampai ada diantara kita yang terkena sanksi karena tidak disiplin ” tutupnya. Yal

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakPIQ Cubadak bawa Nama Kabupaten Pasaman di Liga Santri Sumbar 2022
Artikulli tjetër81 Jamaah Kabupaten Solok Bayar Dam (Denda) Haji Tamatu’