Silayang, SuhaNews – Kampung Zakat Bangkok akan dikembangkan menjadi sentral jagung yang dikelola secara syar’i. Hal ini disampaikan Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag Sumbar, Dr. Abrar Munanda, M.Ag, dalam kunjungannya ke Mesjid Nurul Iman, Bangkok, Selasa, 15/7.
Menurutnya, usaha budidaya jagung memiliki keunggulan karena biaya perawatan yang rendah, modal ringan, hasil panen menjanjikan, serta seluruh bagian tanaman—termasuk batang dan tongkol—memiliki nilai ekonomis.
“Kampung Zakat ini bukan hanya mendukung Asta Cita Presiden dan Asta Protas Menteri Agama, tetapi juga menjadi wujud nyata pengelolaan zakat produktif berbasis kepercayaan. Potensi kekayaan bukan tujuan utama, yang utama adalah menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat,” tegas Abrar.
Ia juga menyampaikan harapan agar ke depan, setiap kecamatan di Sumatera Barat memiliki minimal satu Kampung Zakat yang mandiri dan berdaya guna. Fami_r | Yusuf
Berita terkait :



Facebook Comments