Kasus Baru Nol, 5 Warga Kecamatan X Koto Singkarak Sembuh

kec
Arosuka, SuhaNews – Kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Solok kian melandai. Dalam pekan pertama Januari 2020,  sudah tiga hari tanpa ada kasus baru, sementara kasus konfirmasi sembuh terus bertambah.

“Kasus konfirmasi tidak ada tambahan dan suspek dirawat tidak ada lagi karena hasil pemeriksaan Spesimennya telah negatif,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, Selasa (5/1/2021) di Arosuka.

Total warga Kabupaten Solok yang terkonfirmasi Covid-19 sampai sekarang, jelas Syofiar Syam, sebanyak 630 orang, yang terdiri atas karantina mandiri 56 orang, dirawat 17 orang, meninggal 17 orang dan sembuh 540 orang.

“Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak  6.758 orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan Pool Tets Kabupaten Solok,” jelas Syofiar Syam.

“Kasus Konfirmasi Sembuh ada tambahan sebanyak 5 orang,” jelas Syofiar Syam.

Lima warga yang dinyatakan sembuh setelah hasil pemeriksaan Spesimen 2 kali dengan hasil negatif,  yakni :

  1. Perempuan 26 thn, alamat Nagari Sumani, Kec. X Koto Singkarak, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi (rekan kerja), Pekerjaan Polres Solok, Karantina mandiri.
  2. Perempuan 17 thn, alamat Nagari Saniangbaka, Kec. X Koto Singkarak, merupakan pasien yang dilakukan pemeriksaan Spesimen karena rapid reaktif /ibu hamil melahirkan di RSUD M. Natsir Solok, Karantina mandiri.
  3. Perempuan 21 thn, alamat Nagari Saniangbaka, Kec. X Koto Singkarak, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
  4. Perempuan 42 thn, alamat Nagari Singkarak, Kec. X Koto Singkarak, merupakan anggota KPPS yang dilakukan pemeriksaan Spesimen karena hasil rapid reaktif, Karantina mandiri.
  5. Perempuan 32 thn, alamat Nagari Kacang, Kec. X Koto Singkarak, merupakan anggota KPPS yang dilakukan pemeriksaan Spesimen karena hasil rapid reaktif, Karantina mandiri.
“Masyarakat diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, cuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan,” harap Syofiar Syam mengingatkan. Wewe
Baca juga:

Facebook Comments

BACA JUGA  Pasien Pertama Covid-19 di Payakumbuh, H. Esa Muhardanil Sembuh
loading...