Sulit Air, SuhaNews – Ikatan Mahasiswa Solok (IMS) Batusangkar menggelar Kemah Bhakti Mahasiswa (KBM) di nagari Sulit Air kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok, Minggu (9/1).
Ketua Panitia KBM IMS 2022, Syahrul Hamda dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini akan berlangsung selama sepekan hingga 16 Januari 2022 mendatang. Selama kemah berlangsung peserta akan melakukan kegiatan bersama masyarakat dalam beberapa bidang.
“Untuk bidang Pendidikan yaitu sharing dengan siswa dan memberikan motivasi siswa ke sekolah-sekolah. Bidang Keagamaan yaitu mengajar ke MDA, Lomba Tahfiz se-nagari Sulit Air,” jelas Hamda.
Selain itu juga, dalam KBM 2022 ini akan dilaksanakan kegiatan keagamaan, antara lain, Pelatihan Imam, Khatib, Penyelengaraan Jenazah dan ditutup dengan Acara Tabligh Akbar.
Wali Nagari Suit Air, Jumaini yang membuka kegiatan ini menyampaikan, kegiatan KBM yang dilaksanakan oleh Ikatan Mahasiswa Solok bisa dijadikan sebagai proses untuk belajar dan menempa diri, khusus bagi pemuda pemudi menjadi harapan masa depan nagari.
“Saya sangat mendukung kegiataan positif ini, dan berharap kegiataan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya khusus bagi generasi muda Nagari Sulit Air, serta dapat membawa dampak positif bagi masyarakat, dan harapan ke mahasiswa mampu membawa perubahan untuk nagari, dan satu pesan yang harus di ingat, jaga nama Nagari Sulit Air, karena Sulit Air merupakan bagian kabupaten solok,” ungkap Jumaini.
Pembina Ikatan Mahasiswa Solok di Batusangkar, Zulhendri, M.Pd yang juga dosen IAIN Batusangkar kepada SuhaNews mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari tri dharma perguruan tinggi yakni pengabdian ke masyarakat.
“Dalam kuliah itu, mahasiswa tidak hanya diberikan ilmu teoritis tetapi juga aplikasi di lapangan, terutama pendekatan dan pemahaman masyarakat akan ilmu yang dimiliki. Salah satunya adalah melalui kegiatan seperti kemah bhakti ini,” ujar Zulhendri.

Ia berharap para peserta mengikuti kegiatan ini dengan, dan apa yang ditemui ditengah masyarakat menjadi bekal setelah tamat kuliah nanti dan kembali terjun ke masyarakat dengan aplikasi ilmu yang dibarengi pemahaman kearifan lokal sebagai bentuk penerapan ilmu yang didapat dari bangku kuliah. ZH|Moentjak
Berita Terkait :
- Mahasiswa PPL IAIN Batusangkar Pamit Dari MTsS PSA Sulit Air
- 10 Mahasiswa IAIN Batusangkar PL di MTsS PSA Sulit Air



Facebook Comments