Ketika Tukang Foto “Dipaksa” Bergaya di Depan Kamera

Ketika Tukang Foto
Lembang, SuhaNews – Memasuki hari kedua workshop peningkatan kompetensi Pranata Humas oleh Kominfo, Selasa (9/11/), para peserta diminta membuat materi foto selfi dan wefi oleh narasumber DR. Rulli Nasrullah. Jadilah para “tukang foto” dipaksa untuk bergaya didepan kamera.

Supriadi yang akrab disapa Adi peserta dari Padang Panjang Sumatera Barat menganggapnya ini sebagai tantangan. Karena biasanya para Humas sibuk mengabadikan berbagai momen dalam liputan, kini diminta untuk menjadi objek foto dan bergaya didepan kamera.

“Biasanya kita saja yang mengatur objek untuk difoto dan diarahkan gayanya, sekarang kita sendiri yang difoto,” ujarnya.

Namun demikian, materi yang disajikan dikemas apik sehingga menarik dan tidak membosankan sebutnya.

Selain membuat foto selfi dan wifi, peserta juga diminta untuk video selfi dan diberi waktu dengan memanfaatkan berbagai space yang ada disekitar Puteri Gunung Hotel, Lembang Jawa Barat.

Materi hari kedua ini akan mengupas tentang mengedit foto, video untuk kemudian dikemas menjadi produk bagi konten media sosial lembaga pemerintah.

DR. Rulli Nasrullah yang akrab disapa Kang Arul dalam menyampaikan, selain mematuhi aturan baik itu undang-undang penyiaran, konten yang disajikan oleh media sosial lembaga pemeringtah juga memiliki estetik sebagai daya tarik dan etika sebagai teladan dari masyarakat.

“Agar tampil menarik, konten yang disajikan harus mengikuti perkembangan zaman, baik dari segi bahasa dan tampilan,” ulas Kang Arul.

Usai praktek pengambilan foto dan video, materi dilanjutkan dengan pengeditan sebagai langkah penyiapan konten media sosial lembaga. Fendi

Berita Terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  Gubernur Mahyeldi Kukuhkan Paskibra Sumatera Barat 2021
loading...
Artikel sebelumyaPimpin Rapat Terbatas, Walikota Solok: Berusahalah Menyenangkan Semua Orang
Artikel berikutnyaWabup Tanah Datar Adopsi Program Bajak Gratis Pemkab Gorontalo