Kita dan Isra’ Mikraj

Kita dan Isra’ Mikraj

oleh : Ustadz Irsyad Syafar (Ketua MPW PKS Sumbar)

Setiap kali kita mengenang peristiwa Isra’ dan Mi’raj maka sejatinya iman kita kepada Allah Yang Maha Suci dan Maha Agung semakin bertambah. Sebab peristiwa ini hanya bisa diterima dengan iman.

Keimanan itulah yang menjadi pembeda antara Abu Bakar Shiddiq yang begitu spontan mempercayai perjalanan istimewa Rasulullah ini, dengan kaum kafir Quraisy yang tidak mau mempercayainya, padahal Rasulullah memberikan beberapa bukti nyata adanya perjalanan tersebut.

BACA JUGA  ASN Tanah Datar Peringati Isra' Mikraj 1443H di Masjid Al Amin Pagaruyung

Keyakinan kita bahwa Allah senantiasa melihat dan mendengar seluruh perbuatan kita, dan menyediakan balasan yang layak atas perbuatan tersebut, adalah bagian dari keimanan itu sendiri. Sehingga tindak-tanduk keseharian kita mencerminkan keyakinan tersebut.

Setiap kali kita mendalami dan mentafakkuri peristiwa Isra’ dan Mi’raj, maka sejatinya kita selalu teringat tentang shalat kita. Bagaimana kualitasnya, khusyuknya, rapinya dan indahnya. Sebab ibadah shalat merupakan oleh-oleh utama perjalanan Isra’ dan Mi’raj.

Kita harus terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas shalat kita. Sebab dalam shalat itu kita sedang bermunajat langsung dengan Allah. Mirip saat munajat Nabi SAW kepada Allah di malam mi’raj. Maka shalat kita adalah “mi’raj” rutin kita kepada Allah.

BACA JUGA  Diresmikan Wabup Tanah Datar, Alih Status Surau Menjadi Masjid Babussalam Nagari Baringin

Jangan sampai berulang-ulang peristiwa Isra’ dan Mi’raj kita kenang dan pelajari, namun shalat kita masih begitu-begitu saja, hubungan kita dengan Allah tidak semakin baik, dan komitmen kita kepada Islam tidak meningkat. Wallahu A’laa wa A’lam. **

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News