KSM se-Indonesia, Siswa Madrasah Lima Puluh Kota Berharap yang Terbaik

lima
Kasubag TU dan Kasi Penmad memantau pelaksanaan KSM
Lima Puluh Kota, SuhaNews Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota, diwakili kepala Sub Bagian Tata Usaha, H. Irfan Junaidi, memantau pelaksanaan KSM tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia, Minggu (22/8).

”Alhamdulillah, pelaksanaan KSM hari kedua,  sejak sesi pertama tidak ada kendala. Semoga sesi ketiga berakhir berjalan lancar,” harap Irfan.

Pelaksanaan KSM, jelas Irfan, yang dilaksanakan secara online memiliki tantangan tersendiri bagi peserta.

Baca juga: Meriahkan HUTRI ASN Kantor Kemenag Kab.Solok Gelar Lomba Lagu dan Olahraga

“Nuansa ujian secara offline dibandingkan online tentu sangat berbeda. Kemampuan menguasai IT pun harus dimiliki peserta. Ujian offline akan memberi dampak psikis bagi pesrta.

“Kita yakin para siswa dan guru pembimbing sudah siap akan hal itu,” ungkap Kasubbag TU.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota beserta seluruh jajaran, jelas Irfan, mengajak semua ASN Kemenag mendoakan agar utusan yang sedang berkompetisi mencapai hasil yang terbaik.

Sementara Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Zulwitra, yang mendampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha menyebut pelaksanaan KSM hari kedua berjalan lancar.

Hari kedua merupakan pelaksanaan KSM untuk tingkat MTs. Koordinasi dengan masing-masing madrasah selalu kami lakukan sebagaimana hari sebelumnya,” jelas Kasi Penmad.

“Pelaksanaan KSM untuk tingkat MTs dibagi tiga sesi,” ujar Zulwitra.

Sesi pertama yang diujikan adalah Bidang Studi Matematika terintegrasi yang diikuti oleh 22 peserta. Sesi ke dua Bidang Studi IPA Terpadu Terintegrasi dengan jumlah peserta 22 orang, dan sesi ke tiga bidang Studi IPS Terpadu Terintegrasi dengan jumlah peserta 23 orang.

Total peserta KSM tingkat MTs, jelasnya, berjumlah 67 orang. Mereka berasal dari 28 MTs Negeri dan Swasta yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota.

BACA JUGA  Irwan Prayitno Resmikan Monumen dan Peluncuran Buku Biografi Prof. Dr. Achmad Mochtar

“Hanya lima madrasah yang tidak lulus seleksi administrasi ataupun tidak mengirim utusan,” tambah Zulwitra.

Jadi ada 23 madrasah yang ikut berkompetisi dari Kabupaten Lima Puluh Kota. Kita berdoa semoga utusan Kabupaten Lima Puluh Kota meraih hasil terbaik,” tutup Zulwitra. (Nina/Moentjak)

Baca juga: Duta MAN 1 Bukittinggi Raih Juara 2 KSMO Tingkat Sumbar

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaBupati Agam Akan Bentuk Tim Revitalisasi Pasar Padang Lua
Artikel berikutnyaCovid-19 Kabupaten Solok Melandai, 3 Terkonfirmasi, 25 Orang Sembuh