Arosuka, SuhaNews – Kasus Covid-19 di Kabupaten Solok pada libur panjang akhir Oktober ini melandai. Kasus suspek dirawat tidak ada lagi dan sudah dibolehkan pulang karena hasil pemeriksaan Spesimennya negatif. Namun ada tambahan satu warga terkonfirmasi yang meninggal dunia.
“Ada satu warga yang terkonfirmasi Covid-19,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, Sabu (31/10/2020) di Arosuka.
Satu warga yang terpapar corona ini adalah Perempuan 19 thn, alamat Nagari Simpang Tj. Nan IV, Kec. Danau Kembar, merupakan kasus suspek yang dirawat di RSUD Arosuka.
“Kasus Konfirmasi sembuh ada tambahan sebanyak 3 orang,” tambah Syofiar Syam.
Tiga warga yang dinyatakan sembuh yakni:
- Perempuan 31 tahun, alamat Nagari Gaung, Kec. Kubung, Pekerjaan ASN pada RSUD M. Natsir Solok, merupakan hasil swab massif pada RSUD M. Natsir Solok, Karantina mandiri. Dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif.
- Perempuan 24 tahun, alamat Nagari Batu Bajanjang, Kec. Tigo Lurah, Pekerjaan staf Puskesmas Tigo Lurah, merupakan kasus suspek dengan gejala demam dan hilangnya rasa penciuman, Karantina Mandiri. Dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif.
- Perempuan 51 tahun, alamat Nagari Cupak, Kec. Gunung Talang, pekerjaan CS pada RSUD Arosuka, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi (rekan kerja), Dirawat di RSUD Arosuka sejak 17 Oktober 2020. Dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif.
“Ada warga terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal saat menjalani Karantina Mandiri,” jelas Syofiar Syam.
Warga yang meninggal dalam karantina mandiri yakni seorang perempuan 49 tahun, alamat Nagari Koto Sani, Kec. X Koto Singkarak, Pekerjaan ASN, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi. Yang bersangkutan meninggal pada 30 Oktober 2020 di RSSN Bukittinggi.
“Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak 4.714orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan pool test Kabupaten Solok,” jelas Syofiar Syam.
Total warga Kabupaten Solok yang terkonfirmasi positif Covid-19, papar Syofiar Syam, sebanyak 276 orang, yang terdiri atas karantina mandiri 90 orang, dirawat 7 orang, meninggal 9 orang, dan sembuh 170 orang. Wewe
Baca juga:



Facebook Comments