Pasaman, SuhaNews – Pernikahan itu bukan sekedar ijab dan qabul. Bukan hanya bunga yang mekar di pelaminan, bukan pula sekedar pesta yang ramai oleh tamu undangan.
Sekelumit buah fikir dari tulisan sederhana yang terbubuh dalam sebuah buku mini berjudul “Lentera Kecil Menuju Keluarga Sakinah”.
Ini adalah buku saku digital yang digores seorang anak muda. Berprofesi sebagai Penghulu Muda pada KUA Kecamatan Simpang Alahan Mati, Muhammad Naufal Andalib.
Lelaki yang baru mengabdikan diri sebagai CPNS dan bertugas di KUA yang dikenal dengan Kecamatan Simpati itu, memperkenalkan buku saku digital buah karyanya, yang tujuannya sebagai pegangan ilmu calon pengantin, dalam mengarungi biduk bahtera rumah tangga.
Dan buku ini baru saja dirilis serta dilaunching Kepala KUA setempat, Zakaria, pada Senin (8/9).
Menarik bagi Humas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman, lalu mengkonfirmasi, ingin mengetahui isi buku dari si penulis. Dan Andalib menerangkan, buku tersebut mengupas secara rinci semua sisi rumah tangga.
Dikatakan Andalib, buku saku ini hanyalah sebuah lentera kecil di tengah gelapnya lautan rumah tangga yang luas. Diharapkan, bisa menjadi pelita perjalanan rumah tangga, baik catin maupun masyarakat Simpati.
“Buku ini hanyalah kitab kecil yang menempelkan buah pemikiran saya, tentang langkah menuju rumah tangga sakinah, agar tidak terantuk dalam gelap”, terang lelaki berkacamata asal Bukittinggi itu.
Lebih lanjut Penghulu kelahiran tahun 2001 tersebut menguraikan, di dalam buku termuat hal-hal pokok. Seperti motivasi menikah, persiapan sebelum nikah, akad nikah, hak serta kewajiban suami-istri, adab malam pertama, cara berkomunikasi, persoalan keuangan, talak, parenting, sebab hancurnya rumah tangga, doa-doa pilihandan lain-lain.
Karena menurut alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu, pernikahan bukan sekedar ijab dan qabul. Bukan hanya bunga yang mekar di pelaminan, bukan pula sekedar pesta yang ramai oleh tamu undangan. Pernikahan adalah perjalanan panjang, bahtera yang berlayar di lautan luas. keluarga keluarga keluarga
“Ada saatnya lautan tenang, ada kalanya badai menghadang. Karena itu, bahtera itu mesti dipimpin dengan ilmu, dijaga dengan sabar, dan dibimbing dengan iman. Tanpa bekal, bahtera akan karam sebelum sampai ke daratan akhirat. Dari kebutuhan itulah, buku kecil ini lahir berjudul Lentera Kecil Menuju Keluarga Sakinah: Buku Saku Digital Bimbingan Perkawinan”, terangnya lagi.
Apa yang dilahirkan Andalib ini, diberi apresiasi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Yasril. Melalui rilis resmi, disampaikan rasa bangga memiliki ASN muda yang kreatif dan inovatif.
Hemat Yasril, buku tersebut tidak hanya untuk skala Simpati saja, namun laik dibaca bagi masyarakat ranah Pasaman. Karena, mengandung kiat berumah tangga, yang disusun dengan kalimat indah oleh seorang ASN berusia muda.
“Saya bangga dengan karya yang diberikan. Semoga buku digital tersebut bermanfaat bagi orang banyak. Dan teruslah menulis sesuai profesi dan tusi yang disandang”, ucap Kakan.
Penulis: M.Yusuf Aunur Sabri, SH
Berita Terkait :
- Ini Himbauan Kakan Kemenag Pasaman Sikapi Kondisi Terkini
- Pasaman Terbaik dalam Pelayanan Jemaah Haji 2025
- 2500 Peserta Ikuti Jalan Sehat Kerukunan Meriahkan HUT RI ke 80 di Pasaman
- Perjuangan Penghulu Renangi Sungai di Pasaman Diapresiasi Kemenag R.I
- Jembatan Putus, Penghulu Pasaman Renangi Sungai Untuk Nikahkan Pengantin
- Kampung Zakat Bangkok Disiapkan Jadi Sentral Jagung Syariah




Facebook Comments