Longsor Hantam Sariak Ateh, Wabup Solok Sambangi Korban

595
sariak
korban longsor
Sariak Alahan Tigo, SuhaNews – Longsor terjadi di Andaleh, Jorong Sariak Ateh, Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran, Kabupaten Solok, Jumat dinihari (5/6/2020) membuat Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin ikut berduka. Longsor ini merenggut dua korban jiwa. 

“Kita ikut berduka mendalam atas musibah yang menimpa  keluarga Tarmizi,” ujar Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin saat menyambangi korban, Jumat (5/6) siang.

Dalam kunjungan ini, Wabup didampingi Kalaksa BPBD Kabupaten Solok Armen, AP, Kadis Perhubungan M Jhoni, Kadis Sosial, Yandra Prasat, Camat Hilirian Gumanti, Romi Hendrawan dan beberapa staf lainnya.

“Kita menyerahkan bantuan berupa makanan siap saji, peralatan dapur, tikar, terpal, perlengakapan salat dan peralatan rumah tangga lainnya,” ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Solok Armen, AP.

Di samping itu, Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin menyerahkan bantuan uang tunai kepada korban longsor ini. Longsor ini mengakibatkan rumah permanen milik Tarmizi (46) hancur. Selain menyebabkan dua anaknya meninggal, istrinya juga luka-luka.

“Kita bisa merasakan bagaimana duka yang dialami Tarmizi,” ujar Yulfadri Nurdin.

Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban di Kawasan Andaleh, Jorong Sariak Ateh, Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Jumat siang (5/6/2020).

“Semoga korban dan masyarakat terdampak longsor tabah dan bersabar dengan musibah ini,” harap Yulfadri Nurdin.

“Warga Kabupaten Solok diharapkan selalu waspada terhadap berbagai musibah, karena wilayah Kabupaten Solok berada pada lembah dan perbukitan yang rawan akan bencana alam,” tambah Yulfadri Nurdin.

Seperti diberitakan SuhaNews, longsor menghantam Andaleh, Jorong Sariak Ateh, yang menyebabkan dua kakak beradik meninggal dunia, yakni Melsa Gustia Putri (20)  dan Rafki Aulia Zikra (13). Keduanya berstatus pelajar.

Sementara Padri Yeni, istri Tarmizi atau Ibunda dari dua anak ini mengalami luka-luka. Saat ini menjalani perawatan.

Mendapat laporan tersebut, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Solok Armen AP langsung menurunkan tim untuk melakukan evakuasi dan penanganan longsor.

Longsor yang terjadi dini hari itu, menghantam rumah permanen ukuran 9×8 meter persegi yang dihuni pasangan suami istri Muhammad Tarmizi (46) dan Padri Yeni (45) bersama dua anaknya Melsa Gustia Putri dan Rafky Aulia Zikra.

“Dua anak korban yang tertidur pulas dihantam material longsor hingga tertimbun. Keduanya meninggal dunia, sedangkan istri korban mengalami luka di bagian kaki sebelah kiri,” jelas Armen AP.

Reporter: Lim       Editor: Wewe

Facebook Comments

loading...