Mandi, Empat Orang Meninggal Dunia di Lubuak Cempong Kinali

Kinali, SuhaNews – Lubuak Cempong Kinali, Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) makan korban. Empat orang, yang nerupakan satu keluarga tewas tenggelam dan terseret arus sungai tersebut, Sabtu (21/4/2023) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Lubuak Cempong bukan kawasan wisata, hanya aliran air irigasi biasa,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat Decky  Sahputra, Minggu (23/4/2023)

Baca juga: Mobil Pemudik Dihantam Truk Kargo di Sitinjau Lauik, 1 Orang Meninggal Dunia

Bahwa Lubuak Cempong bukab destinasi wisata, jelas Decky Sahputra, tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Pasaman Barat Nomor 188.45/462/bup.pasbar/2022.

“Benar, empat orang warga tenggelam di sungai Lubuk Cempong, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat,” ujar Koordinator Basarnas Pasaman Dhio Ulfi Finanda, sebagaimana dilansir dari katasumbar.com.

Empat korban meninggal yakni Zian (11), Ataya (19), Rehan (19) dan Remita (49). Sementara Ali Akbar (54), sang ayah selamat.

Kejadian ini, jelas Dhio, bermula saat keluarga ini mandi-mandi di Lubuak Cempong tersebut. Pada awalnya korban Ziyan tenggelam. Rehan berusaha menolong Ziyan namun ia ikut tenggelam.

“Ibu korban, Remita dan Ataya Ali Akbar secara spontan ikut masuk sungai untuk menolong, akan tetapi mereka juga tenggelam,” papar Dhio Ulfi Finanda.

Salah seorang warga berusaha menolong korban Ali  Akbar. Ia berhasil menarik tangan korban, higgga Ali berhasil diselamatkan.

“Empat orang korban terseret arus sungai Lubuk Cempong terbawa arus sepanjang 20 meter,” ujar Dhio Ulfi Finanda.

Para korban yang berhasil dievakuasi dilakukan pertolongan pertama dan membawa kelima korban ke Puskesmas IV Koto.

“Dari pemeriksaan dan pertolongan dari Nakes Puskesmas IV Koto, empat korban dinyatakan telah meninggal dunia,” pungkas Dhio Ulfi Finanda. (*)

Baca juga: Warga Sungai Langkok Di laporkan Hilang, Diduga Hanyut terseret Arus sungai Batanghari,

Facebook Comments

BACA JUGA  Takut Razia, Nelayan Tewas Mencebur ke Laut

Google News