Masa Tugas Perangkat Nagari di Agam Hingga Usia 60 Tahun

agam
Lubuk Basung, SuhaNews – Peemerintah Kabupaten Agam menetapkan masa tugas perangkat nagari hingga usia 60 tahun. dan penghasilan mereka disetarakan dengan Pengawai Negeri Sipil (PNS) Golongan II.

Kesepakatan itu disetuui oleh DPRD bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam melalui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Nagari untuk dijadikan Perda.

Baca juga: Dihadiri Bupati Solok, Nagari Muaro Pingai Lewakan Gala Manti dan Dubalang

“Seluruh fraksi dapat menerima dan menyepakati rancangan Perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Nagari untuk dijadikan Perda,” jelas Ketua DPRD Agam, Dr. Novi Irwan dalam Rapat Paripurna, Senin (29/11).

“Perda ini selanjutnya akan menjadi pedoman dalam pengangkatan dan pemberhentian perangkat nagari di lingkup Kabupaten Agam,” ujar Dr. Novi Irwan.

Bupati Agam, DR. H. Andri Warman, MM  mengatakan, bahwa untuk menjamin kepastian hukum bagi perangkat nagari, pemerintah daerah bersama DPRD telah menetapkan Perda Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Nagari.

Melalui perubahan Perda ini ulasnya, telah dilakukan penyempurnaan terhadap subtansi dan materi muatan yang disesuaikan dengan Permendagri Nomor 67 tahun 2017 tentang Perubahan atas Permendagri Nomor 83 tahun 2015 tentang Pengakatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

Perangkat nagari, jelas Andri Warman, memiliki masa tugas yang hampir sama dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal itu diperkuat dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2019, yang menegaskan besaran penghasilan tetap perangkat nagari setara dengan gaji golongan II PNS.

“Setelah diundangkan, Perda ini perlu disosialisasikan kepada pemerintah nagari yang selanjutnya akan ditetapkan dan diimplementasikan kepada seluruh perangkat nagari se-Kabupaten Agam,” ujarnya. (*)

BACA JUGA  Pandemi Covid-19, Polda Sumbar Himbau Leasing Tidak Lakukan Penarikan Kendaraan

Baca juga: Gubernur: Kearifan Lokal Tingkat Nagari Ajarkan Kepemimpinan Sejak Dini

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaDilantik Walikota, DR.Desmon,M.Pd Jabat Kepala Bappeda Kota Solok
Artikel berikutnyaMinang Diaspora Network Berikan Beasiswa di Sawahlunto