Meninggal, PDP Asal Sirukam Dimakamkan di Muara Panas

pdp
Arosuka, SuhaNews – PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Kabupaten Solok meninggal di RSUD M. Natsir Solok, Sabtu (30/5) sekitar pukul 17.00. PDP ini adalah seorang Laki-laki, Umur 31 tahun alamat Nagari Sirukam.

Sebelumnya pasien dirujuk oleh Puskesmas Sirukam ke RSUD M. Natsir. Sementara Dokter di RS. M. Natsir Solok menganjurkan untuk dirujuk ke RS.M.Djamil. Namun pasien menolak dan minta pulang dan melakukan isolasi mandiri di rumah keluarganya di Nagari Muara Panas.

“Hasil tes swab rencananya akan diterima secara tertulis Senin, 1 Juni 2020,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam.

PDP ini, jelas Syofiar Syam, sesuai permintaan, sudah dibawa ke Muara Panas. Namun karena kondisi kesehatannya menurun, ia kembali dibawa ke RSUD M. Natsir Solok. Namun sebelum sempat dibawa ke ruang isolasi, yang bersangkutan menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD M. Natsir.

“PDP sudah dimakamkan dengan protokoler covid-19, Minggu (31/5) pagi di Muara Panas,” jelas Syofiar Syam.

Sekalipun dimakamkan dengan protokoler Covid-19, jelas Syofiar Syam, yang bersangkutan belum bisa dikatakan sebagai pasien positif karena hasil tes swabnya belum keluar. Mudah-mudahan negatif.

“Sampai sekarang Pasien Positif tetap sebanyak 8 (delapan) orang dan mudah-mudahan tidak ada penambahan,” ujar Syofiar Syam.

Sementara ODP sebanyak 5 (lima) orang, PDP dirawat sebanyak 3 (tiga) orang dan PDP meninggal sebanyak 1 (satu) orang. Sedangkan hari ini ada penambahan tes Swab sebanyak 1 (satu) orang.

Adapun PDP yang dirawat adalah Perempuan, Umur 38 thn alamat Nagari Tanjung Balik, dirawat di ruang isolasi RSUD M.Natsir sejak 29 mei 2020.

pdpKemudian, Laki-laki, Umur 72 thn Alamat Nagari Singkarak, dirawat di ruang isolasi RSUD M.Natsir sejak 29 Mei 2020.

Lalu, Laki-laki, Umur 43 thn Alamat Nagari Surian, pasien dirawat di ruang isolasi RSUD Arosuka sejak 30 Mei 2020.

Sedangkan PDP yang meninggal adalah Laki-laki, Umur 31 thn alamat Nagari Sirukam. Pasien meninggal di RSUD. M. Natsir, Sabtu 30 Mei 2020 pukul 17.00 wib, dan dimakamkan di Muara Panas, Minggu (31/5).

Sementara selama PSBB III ini, jelas Bupati Solok melalui juru bicara Syofiar Syam, adalah dalam rangka melakukan persiapan dan Pemberlakuan tahap menuju Tatanan Normal Baru (New Normal), Mendisiplinkan masyarakat untuk melaksanakan Protokol Covid-19, Pengendalian Penyebaran Covid-19 dengan tindakan maksimal, berupa Testing, Tracing, Isolasi dan Perawatan. Wewe

Baca Juga:

 

Facebook Comments

loading...