Menjelang New Normal, Lima Pasien Covid-19 Payakumbuh Sembuh

232
covid
Payakumbuh, SuhaNews – Menjelang berakhirnya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Kota Payakumbuh, pasien positif covid-19 yang sembuh bertambah. Sekarang 5 dari 12 pasien dinyatakan negatif atau sembuh. 

“Lima dari 12 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan negatif atau sembuh pada Jum’at (5/6) ini,” ujar Ketua Gugus Tugas Kota Payakumbuh H. Riza Falepi melalui Kepala Dinas Kesehatan dr. Bakhrizal.

Lima warga Payakumbuh yang dinyatakan sembuh itu, adalah Elsa Monalisa (31) berdomisili di Kelurahan Ikua Koto Dibalai, Payakumbuh Utara. Dua sepupu gadis belia, Aqila Quanza(6) dan Sivana Kahira Ramadani (12) beralamat di Padangtongah Payobadar, Payakumbuh Timur.

Berikutnya, Riyegi Putra (25), juga dari Padangtongah Payobadar. Junaida(53), warga Kapalo Koto Dibalai, Payakumbuh Utara.

covid
dr. Bakhrizal

“Tujuh pasien lainnya masih menjalani perawatan,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Payakumbuh, Bakhrizal.

Mereka yang dirawat adalah AL (29) dari Kelurahan Balaipanjang, dikarantina di aula Kemenag Sumbar, JB ( 62) berdomisili di Kelurahan Nunang Daya Bangun, dirawat di Semen Padang Hospital Padang.

FR (19), beralamat di Padangtangah Balai Nan Duo, Payakumbuh Barat, baru Kamis (4/6) dirujuk ke RS Ahmad Mukhtar Bukittinggi. Perempuan WM (68) warga Perum Mutiara Karina Balaipanjang, Payakumbuh Selatan, dirawat di rumah sendiri.

Kemudian S (44), dari Kelurahan Padangtangah Payobadar, dirawat di BKPSDM Padang Besi, EN (59).  Warga Tigo Koto Diateh, dirawat di rumah sendiri, serta K (53) warga Ibuah, menjalani perawatan di balai diklat BKPSDM di Padangbesi Padang.

“Kita optimis, 5 dari  7 pasien yang sedang dirawat,diyakini bakal sembuh dalam waktu dekat,” jelas Bakhrizal yang akrab dengan sapaan dr. Bek ini.

Mudah-mudahan, lima dari tujuh positif Covid-19 itu, jelas dr. Bek, jika disiplin menjalani perintah dokter, yang bersangkutan bakal sembuh dari wabah corona.

“Pada saat pemberlakuan New Normal di Payakumbuh, protokol kesehatan harus tetap dijalankan secara komperehensif,” jelas dr. Bakhrizal.

Bakhrizal mengingatkan bahwa fase New Normal  bukan berarti sudah terbebas dari pandemi covid-19. Semua elemen masyarakat tetap diminta melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, hingga mata rantai penyebaran Covid-19 benar-benar terputus.

Reporter: Ari       Editor: Wewe

Baca Juga:

 

Facebook Comments

loading...