Pakaian Seragam Sekolah di Agam, Sekolah Dilarang Menjualnya

seragam
Lubuk Basung, SuhaNews – Tahun ajaran baru 2021/2022 akan datang. Seragam sekolah seringkali menjadi perdebatan. Ada yang dikelola sekolah, ada pula yang diserahkan kepada orang tua. 

“Sekolah mulai TK, SD dan SMP di Agam tidak dibenarkan menjual pakaian seragam,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Agam Drs.H Isra Amir  M.Pd.

Baca juga: PT. WWS dan Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto Tandatangani Perjanjian Kerjasama

Pakaian seragam yang dimaksud yakni warna merah putih untuk SD, putih dongker untuk SMP dan pakaian pramuka. Sementara pakaian yang  bersifat khusus yang menjadi karakteristik sekolah masing masing, sekolah diberi peluang untuk mengelolanya.

seragam
Isra

“KIta sudah mengeluarkan Surat Edaran No 421/2167/Disdikbud/2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru TK/RA, SD dan SMP Kabupaten Agam tahun 2021/2022,” jelas Isra.

Isra mengakui jika pengelolaan pakaian seragam itu seringkali jadi polemik. Di samping ada positifnya  negatifnya lebih banyak. Karena pakaian seragam diserahkan kepada orang tua untuk mengelolanya.

“Pakaian khusus, yang menjadi ciri khas sekolah, boleh dikelola oleh sekolah,  untuk  memudahkan anak anak mendapatkannya,” kata Isra.

Isra juga mengatakan bahwa jika ada siswa non muslim, biasanya mereka menyesuaikan. Selama ini tidak ada masalah.

Secara prinsip Pemerintah Kabupaten Agam tidak mewajibkan anak anak non muslim untuk  memakai jilbab.

“Perempuan boleh tidak berjilbab,  tapi pakaian itu harus sopan sesuai filosofi adat basandi syarak,  syarak basandi kitabullah” katanya, sebagauimana dilansir dari laman topsatu.com. (*)

Baca juga: Peringati Hari Guru, Dinas Pendidikan Sijunjung Gelar Seminar dan Workshop

Facebook Comments

BACA JUGA  ASN Dinas Pendidikan Terkonfirmasi Covid-19, Satu Orang Suspek Meninggal Dunia
loading...