Pandemi, Tak Halangi 4 Guru MTsN 7 Solok Giatkan Literasi

tak
Haryenti, menyerahkan 4 buku karyanya kepada kepala MTsN 7 Solok.
Solok, SuhaNews. Pembatasan kegiatan selama pandemi tak membuat kreativitas guru-guru MTsN 7 Solok menurun. Tetapi justru kesempatan tersebut digunakan untuk menggiatkan literasi dengan menerbitkan karya berupa buku disela melayani siswa belajar daring dan luring.
Adalah, Haryenti, S.Ag, guru Aqidah Akhlak ini menulis empat buku. Tirmizi, S.Ag, M.Pd yang menerbitkan dua buku. Harselinda, SP juga menyelesaikan 4 judul buku serta Andrizal yang menulsi 2 buku tentang pelajaran Bahasa Arab.

“Alhamdulillah, disela kegiatan belajar mengajar yang lebih banyak dilakukan dari rumah, kami masih bisa menyelesaikan karya ini,’ ujar Haryenti kepada SuhaNews, Rabu (26/8).

tak

Ia mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk menggalakan literasi ditengah pandemi ini. Dengan didukung oleh Kepala Madrasah, para guru MTsN 7 Solok saling support dan berkoordinasi untuk menulis buku ini.

Sementara itu Kepala MTsN 7 Solok, Wastarida Rima menyampaikan apresiasi buat guru-guru MTsN 7 Solok yang tak menurun kreatifitasnya ditengah pandemi.

“Ini akan jadi motivasi buat guru-guru, bukan hanya di MTsN 7 Solok tapi bagi seluruh guru madrasah, karena buku yang ditulis merupakan mata pelajaran yang sesuai dengan kurikulum terbaru,” sebut Wastarida.

tak

Kepala Kantor Kemenag Kab. Solok H. Alizar juga menyampaikan rasa bangganya atas karya guru-guru MTsN 7 Solok. Ia menyebut ini sebuah bentuk pengamalan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama, yakni inovasi dan dan tanggung jawab.

“Selamat untuk 4 guru MTsN 7 Solok atas terbitnya buku-buku pelajaran. Ini wujud dari madrasah hebat bermartabat yang dimotori lima nilai budaya kerja Kementerian Agama,” ujar H. Alizar saat dimintai tanggapan oleh SuhaNews.

H. Alizar mengatakan literasi adalah sebuah kegiatan untuk meningkatkan SDM yang diawali dengan membaca yang kemudian dituliskan dan dikembangkan. Dengan adanya literasi ini, guru-guru telah berupaya mewujudkan madrasah hebat bermartabat.

H. Alizar berharap ini menjadi motivasi bagi guru madrasah lainnya. di Kabupaten Solok.

Adapun buku-buku tersebut pertama 2 buah buku solo Tirmizi,S.Ag,M.Pd (Guru Fiqih), dengan judul buku “Belajar Fikih dengan TTS” dan “Fiqh dalam Teka Teki Silang”.

Kemudian, Harselinda,SP.(Guru IPA), Menghasilkan 4 buah karya solo, yaitu Ringkasan Materi IPA Kls 7, Ringkasan Materi IPA Kls 8, Pintar IPA Berbasis TTS ( Untuk Kls 7) Dan Makin Asyik Belajar IPA dengan TTS ( Untuk, Kls 8).

tak

Selanjutnya Andrizal,S.HI (Guru Bahasa Arab), dengan 2 buah karya solonya yaitu “Menariknya Belajar Bahasa Arab dengan TTS (Untuk MA )” dan “Muraja’ah Kosa Kata Bahasa Arab dengan Word Search Puzzle”.

Terakhir Haryenti, S.Ag (Guru Akidah Akhlak), menghasilkan 4 buah karya, buku solo “Membahas Soal USBN Akidah Akhlak Dengan TTS” dan Antologi Cerpen “Meniti Jalan Menuju Kepala Perpustakaan yang Profesional”. Dan 2 buah buku antologi hasil lomba yang dilaksanakan oleh Media Guru Indonesia, buku “Satu Derap Seribu Giat” dan buku “Dirumah Aja”. Moentjak

BACA JUGA :

Facebook Comments

loading...