Pasca Lebaran, 3 Warga Koto Baru dan 1 Warga Singkarak Terkonfirmasi Covid-19

dan
Arosuka, SuhaNews – Tidak ada lonjakan kasus Covid-19 pascalebaran Idul Fitri 1442 H di Kabupaten Solok. Total warga yang terkonfirmasi sebanyak 1.424 orang, yang terdiri atas karantina mandiri118 orang, dirawat 33 orang, meninggal 49 orang dan sembuh 1.224 orang.

“Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak 15.948 orang, dengan Positivity Rate (PR) 8,93 %,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, Minggu (16/5/2021) di Arosuka.

Zonasi Daerah di Sumatera Barat pada minggu ke-63, 16  s/d  22 Mei  2021, jelas Syofiar Syam, Kabupaten Solok masuk dalam Zona Oranye (Resiko Sedang) dengan Skor 1,92.

Baca juga: Tinjau Pos Pantau, Bupati Tanah Datar Berharap Tak Ada Penyebaran Covid-19

“Kasus konfirmasi ada tambahan sebanyak 4 orang,” jelas Syofiar Syam.

Empat warga yang terkonfirmasi, yakni:

  1. Laki-laki 55 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, pekerjaan ASN Pemkab Solok di Arosuka, merupakan kasus suspek dari RS M. Natsir dengan gejala batuk, demam dan pegal-pegal. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  2. Perempuan 56 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, pekerjaan IRT, merupakan kasus suspek dengan gejala demam dan kurang nafsu makan. Yang bersangkutan dirawat di RSUD Arosuka.
  3. Laki-laki 76 thn, alamat Nagari Singkarak, Kec. X Koto Singkarak, pekerjaan Tani, merupakan kasus suspek dengan gejala kurang nafsu makan dan hipertensi. Yang bersangkutan dirawat di RS M. Natsir Solok.
  4. Perempuan 48 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, pekerjaan IRT, merupakan kasus suspek dengan gejala Anorexia dan malaise. Yang bersangkutan dirawat di RS M. Natsir Solok.

“Kasus konfirmasi sembuh ada tambahan sebanyak 11 orang,” urai Syofiar Syam.

Adapun 11 warga yang dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen hasil negatif, yakni:

  1. Perempuan 2 thn, alamat Nagari Salayo, Kec. Kubung, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
  2. Laki-laki 63 thn, alamat Nagari Saok Laweh, Kec. Kubung, merupakan kasus suspek, Dirawat di RS Otak Dr Muhammad Hatta Bukittinggi.
  3. Perempuan 30 thn, alamat Nagari Salayo, Kec. Kubung, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
  4. Laki-laki 2 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, merupakan kasus suspek dari RS M. Natsir, Karantina mandiri.
  5. Perempuan 40 thn, alamat Nagari Supayang, Kec. Payung Sekaki, merupakan spesimen massal guru, Karantina mandiri.
  6. Laki-laki 54 thn, alamat Nagari Talang, Kec. Gunung Talang, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
  7. Perempuan 55 thn, alamat Nagari Panyakalan, Kec. Kubung, merupakan kasus suspek dari Puskesmas Tanjung bingkung, Karantina mandiri.
  8. Perempuan 35 thn, alamat Nagari Gaung, Kec. Kubung, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
  9. Laki-laki 1 thn, alamat Nagari Gaung, Kec. Kubung, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
  10. Perempuan 66 thn, alamat Nagari Saok Laweh, Kec. Kubung, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
  11. Laki-laki  64 thn, alamat Nagari cupak Kec. Gunung talang, merupakan skrinning di RS SPH Padang, Karantina mandiri. (Wewe)
BACA JUGA  Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Dengan Mentode Eksperimen

Baca juga: Bertambah 14 Warga Kota Solok Terkonfirmasi Covid-19

Facebook Comments

loading...