Pemkab Tanah Datar Gelar Rapat Koordinasi Pilkada Serentak

429
Pilkada
Pemkab Tanah Datar gelar Rakor persiapan pilakda serentak
Batusangkar, SuhaNews – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, akan digelar pada 9 Desember 2020. Hal ini sesuai dengan Perpu Nomor 2 Tahun 2020.

Pemerintah daerah siap menyukseskan Pilkada 9 Desember 2020 mendatang,” ujar Sekda Tanah Datar Irwandi dalam Rapat Koordinasi di Gedung Indojolito Batusangkar, Rabu (10/6).

Pemkab Tanah Datar, jelas Irwandi, yang mewakili Bupati, mendorong partisipasi masyarakat menggunakan hak pilihnya. Pemerintah daerah akan melakukan edukasi agar masyarakat menggunakan hak pilih pada saat pandemi covid-19 sesuai protokol kesehatan dengan slogan “Pilkada Serentak 2020, Jurdil, Aman Covid-19.

“Semua ASN dihimbau untuk netral dan tidak berpihak kepada partai maupun calon yang maju dalam pilkada serentak ini,” jelas Irwandi.

Rapat Koordinasi ini dipimpin Bupati Tanah Datar diwakili Sekda Tanah Datar Irwandi dan dimoderatori Kepala Kesbangpol Tanah Datar Irwan serta diikuti unsur Forkompinda, KPU Tanah Datar, Bawaslu Tanah Datar serta Kepala OPD terkait.

Sementara Sekretaris KPU Tanah Datar Sonata dan Komisioner Fitri Yenti mengatakan, secara kesiapan KPU Tanah Datar siap untuk melaksanakan Pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang. Pelaksaannya harus sesuai protokol kesehatan dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan penyelenggara dan pemilih.

“Perppu Nomor 2 tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 1/2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota Menjadi Undang-Undang itu merupakan petunjuk teknis pelaksanan Pilkada saat kondisi normal,” jelas Fitri Yenti.

Saat ini pandemi Covid-19 masih terus berlangsung sehingga dalam pelaksanaan tahapan nantinya harus disesuaikan dengan kondisi terkini. Karena itu harus mengikuti protokol kesehatan dan ini memiliki konsekuensi tersendiri terutama dalam bidang anggaran karena pelaksanaan tahapan harus dilengkapi kebutuhan masker, cairan antiseptik dan lainnya.

“Jumlah pemilih di masing-masing TPS akan dibatasi dengan jumlah 500 pemilih, secara otomatis jumlah TPS bertambah dari pemilu sebelumnya sebanyak 709 TPS menjadi 934 TPS,” jelas Fitri Yenti.

“KPU membutuhkan banyak tenaga. Mulai dari tahapan verifikasi faktual dan pemutakhiran data pemilih,” jelas Fitri Yenti.

Untuk verifikasi faktual, jelasnya, Petugas PPS baik di tingkat kecamatan dan nagari akan datang ke tempat masyarakat untuk melakukan verifikasi secara langsung.

pilkada“Tahapan ini tentu tidak dapat dilakukan dengan kondisi biasa namun harus mengikuti protokol,” tegas Fitri.

KPU Tanah Datar, jelas Fitri Yenti,  akan berkonsultasi tentang penambahan anggaran Pilkada ini baik dengan KPU Sumatera Barat maupun pemerintah daerah. Jika tidak ada penambahan anggaran tentu sangat membahayakan penyebaran virus Covid-19.

Reporter: Dajim       Editor: Wewe

Baca Juga: 

 

Facebook Comments

loading...