Pemko Sawahlunto Bantu Buka Akses Jalan ke Perkebunan Kopi

sawahlunto
Walikota Sawahlunto bersama kelompok tani kopi
SuhaNews – Pemko Sawahlunto memfasilitasi pembangunan jalan menuju lokasi lahan pertanian kopi robusta Kelompok Tani Tunas Baru di Bukit Cani Desa Muaro Kalaban, dengan meminjamkan 1 unit alat berat.

“Meski belum rampung pembukaan jalan sepanjang 1,5 Km tersebut, namun sudah bisa dilalui dengan kendaraan roda dua,” ujar Walikota Sawahlunto Deri Asta, Minggu (17/10), saat menghadiri gotong royong bersama kelompok tani tersebut.

Ketua Kelompok Tani Tunas Baru, Abi Harmoni mengatakan bahwa akses jalan ke Bukit Cani ini memberikan banyak keuntungan bagi pertanian kopi robusta yang dikelola kelompoknya.

Baca juga: Buka Jalan Waterfront City, Wako Genius Umar Ajak Masyarakat dan ASN Gotong Royong

“Untuk transportasi mengangkut bahan pertanian atau pun mengantarkan hasil panen menjadi lebih efektif dan efisien,” ujar Abi Harmoni.

Saat ini, jelasnya, kelompok tani sudah rutin panen sekali dua minggu. Kalau untuk 1 musim panen per 6 bulan. Hasil panen bisa mencapai 1,5 ton.

“Hasil panen tersebut dikumpulkan dari lahan dengan total luas 8 hektar namun berlokasi terpisah – pisah,” tambah Abi Harmoni.

Disebutkan Abi, untuk pemasaran saat ini kelompoknya menjual ke Jambi dengan harga jual rata-rata Rp 25 – 30 ribu/Kg.

Harag tersebut, jika dijual dalam bentuk biji kopi. Harga jual bisa lebih tinggi jika dijual dalam bentuk kopi olahan.

“Kami bermohon bantuan pada Pemko Sawahlunto untuk memperoleh mesin pengolahan kopi,” ujar Abi.

Jumlah batang kopi yang telah ditanam di kawasan Bukit Cani itu, jelas Abi, mencapai lebih dari 21 ribu batang.

” Luar biasa semangat kelompok tani di sini,” puji Walikota Deri Asta.

Sebentar lagi, jelas Deri Asta, pembukaan akses jalan ini selesai tentu akan menambah semangat dan nilai ekonomis dari lahan ini

BACA JUGA  Tim Pejuang Muda Kementerian Sosial Verifikasi Data DTKS Kota Sawahlunto

Sementara anggota DPRD Sawahlunto, Masril, mengatakan optimis pengelolaan lahan maupun perkebunan kopi robusta di kawasan Bukit Cani akan lebih optimal dengan semangat petani yang didukung pula oleh bantuan Pemko.

” Kami berharap kolaborasi ini dipertahankan dan ditingkatkan, apalagi lahan ini potensial dan bisa lebih maksimal hasilnya selagi petani dan Pemko punya semangat yang sama,” ujar Masril  didampingi Kepala Desa Muaro Kalaban, Yuriswan. (Wewe)

Baca juga: Pemprov Sumbar Nyatakan Siap Bantu Peningkatan Akses Jalan ke Sawahlunto

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaKota Sawahlunto Raih Peringkat I BKN Award 2021
Artikel berikutnya92% Siswa dan 94% Tenaga Pendidik SMAN 3 Lubuk Basung Sudah Divaksin