Pemko Solok Gelar FGD Evaluasi Pengembangan IKM

FGD
Solok, SuhaNews – Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Perdagangan dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) menggelar Focus Group Discussion (FGD) mengenai Evaluasi Pengembangan Industri Kecil dan Menengah, Kamis (17/03) di Hotel Taufina.

FGD ini diadiri Kadis PKUKM Zulferi, Perwakilan Dinas Koperindag Provinsi Sumbar Ilham , Narasumber dari Universitas Andalas Eka Candra, Ketua KADIN Kota Solok H. Darlius, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, serta Tokoh Masyarakat Kota Solok.

Baca juga: Selamatkan Danau Singkarak, Bupati Eka Putra FGD dengan Kementerian ATR

“Semoga FGD ini dapat berjalan dengan baik dan lancar serta hasilnya akan bermanfaat bagi kita semua terutama dalam upaya kifa menumbuh kembangkan Industri Kecil dan Menengah di Kota Solok” Wakil Wali Kota Solok Dr. Ramadhani Kirana Putra.

Pengembangan industri, jelas Ramadhani, merupakan suatu jalur kegiatan untuk peningkatan kesejahteraan dalam arti tingkat hidup yang lebih maju maupun taraf hidup yang lebih bermutu.

“Industrialisasi tidak terlepas dari usaha untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia dan kemampuan untuk memanfaatkan sumber daya alam serta sumber daya yang lainnya,” tambah Ramadhani.

Perkembangan di sektor industri, jelas Ramadhani, salah satu sasaran pembangunan di bidang ekonomi pada sumber daya alam dan sumber daya manusia yang produktif mandiri, maju dan berdaya saing.

“Sektor industri mampu menciptakan lapangan usaha dan dapat meningkatkan standar kesejahteraan hidup masyarakat” tuturnya.

Menumbuhkan Industri skala kecil, jelasnya, telah terbukti menjadi katup pengamanan perekonomian nasional dan motor pemulihan ekonomi pada tahun-tahun awal kita krisis. “Upaya pertumbuhan unit usaha baru khususnya usaha unit kecil dan menengah yang berbasis pengetahuan dan teknologi perlu terus didorong dan dikembangan,” ujar Ramadhani Kirana  Putra.

BACA JUGA  Ramadhani Kirana Putra Launching Vaksinasi bagi Anak 6-11 Tahun di Solok

Meningkatnya jumlah Pelaku IKM yang berbasis pengetahuan dan teknologi, paparnya, akan  meningkatkan produktivitas dan daya saing IKM pada masa mendatang sekaligus meningkatkan daya saing dan daya tahan perekonomian nasional

Pada saat ini, jelasnya, Dinas PKUKM Kota Solok telah melakukan kegiatan-kegiatan berupa peningkatan SDM bagi kelompok IKM yang baru tumbuh yang telah ada yaitu berupa pelatihan, pemberian bantuan berupa peralatan usaha, dan melakukan pendampingan yang bekerjasama dengan perguruan tinggi Universitas Andalas melalui Saint Techno Park.

“Tujuan dari FGD ini untuk meningkatkan sinergitas kinerja yang efektif dan berdaya saing,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Zulferi.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, jelas Zulferi, dapat meningkatkan UKM yang berbasis Pengetahuan dan teknologi pada masa mendatang serta dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Kota Solok. (Wewe)

Baca juga: Kemenag Padang Panjang Gelar FGD Finalisasi Evidence PMPZI

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakMIN Bukittinggi Gelar Workshop Robotik Madrasah Tingkat MI se Sumbar
Artikulli tjetërKunjungi Malampah, BKMT Bukittinggi Bantu Warga Korban Gempa di Pasaman