SuhaNews – Kasiak Tujuah Muaro, lagu Minang yang melegenda dan pertama kali dipopulerkan almarhum Zalmon adalah buah cipta maestro musik Minang Ir. Agusli Taher yang dikenal dengan nama populer Agus Taher.
Pencipta lagu dan pemilik rumah produksi Pitunang Record itu wafat pada Selasa (28/10) di Semen Padang Hospital. beberapa hari sebelumnya peneliti dan ahli pertanian yang telah banyak mempopulerkan artis Minang ini masih aktif membagikan karyanya dan produksi Pitunag record di youtbe dan facebooknya.
Ahli pertanian yang menyandang gelar Doktor Fisiologi Tanaman dari University of the Philipines Los Banos Piliphina ini sebelum wafat sempat dirawat di Semen Padang Hospital.
Musisi sekaligus pencipta yang dikenal dekat dengan mantan Mendagri Gamawan Fauzi membuatkan lagu khusus untuk mantan Gubernur Sumatera Barat itu kala masih menjabat Bupati Solok, tersesat dalam penelusuran jalan dari Paninggahan ke Lubuk Minturun tahun 1998 silam.
Kisah Gaman Fauzi dan rombongan ini kemudian ditulis dalam lagu “Sibunian Bukik Sambuang” yang dilaunching saat MTQ tingkat Sumatera Barat di GOR Batu Batupang dan Kabupaten Solok sebagai tuan rumah kala itu.
Tak Hanya Kasiak Tujuah Muaro, lagu “Nan Tido Manahan Hati” yang juga dinanyikan almarhum Zalmon meraih penghargaan HDX Award yang saat itu direkam oleh Tanam Record.
Uniknya dalam lirik lagu Nan Tido Manahan Hati ini, Agus Taher menuliskan Kayu Aro Balapau Nasi, Dingin-dingin di Sukarami yang sekarang jadi Ibukota Kabupaten Solok, yang saat itu adalah lokasi kantornya di BPTP Sukarami yang akhirnya menjadi inspirasi sebuah lagu fenomenal dan terus diputar oleh pecinta musik Minang hingga sekarang.
Selain Zalmon, Anroy adalah artis Minang yang juga populer berkat lagu ciptaan Agus Taher mulai dari Cinto Putiah Babungo, Danau Cinto dan banyak lainnya. Penyanyi yang terlihat awet muda sampai sekarang pun menuliskan ucapan dukanya di facebooknya.

“Innalilahi wa innalillahi rojiun. Ungkapan duka, Seniman Minang kembali berduka. Telah berpulang kerahmatullah Seorang tokoh / sesepuh pencipta lagu Minang yg telah byk mengeluarkan karya2 yg sangat luar biasa dan melahirkan artis2 papan atas.bpk Prof Dr Ir Agusli Taher. Saya ingat karna bapak lah anroys bisa menjadi seorang Artis yg di kenal masyarakat. Selamat jalan pak Agus Taher. Semoga karya-karyamu akan menjadi ladang amal dan keluarga yang ditinggalkan tabah menerima panggilan dari yang maha kuasa. Semoga pak Agus diterima di sisi Allah dan Surga Firdaus menantimu. Aamiin ya rabbal ‘alamin.” tulis Anroy yang mendapat respon lebih dari seribu netizen yang sebagian besar memberi moji sedih diserta ucapan belasungkawa dan doa.
Selain nama Zalmon dan Anroy cukup banyak artis Minang lainnya besutan Agus Taher yang viral. Dalam berkarya, Agus Taher tak hanya mencipta lagu ratiok dan sedih, tetapi juga lagu berirama pop standar dan gamad dan lagu-lagu kocak dengan jenis musik beragam.
Dalam perjalanan karir sebagai musisi ada sekitar 500 lagu lahir dari goresan tangan Agus Taher menata melodi. Tak sedikit pula penghargaan yang diraihnya baiak dari perusahaan seperti HDX Award, Pemerintah dan berbagai lembaga pemerhati seni.
Agus Taher yang lahir pada 9 Agustus 1951 di Seberang Palinggam, Kota Padang juga dikenal sebagai penulis cerpen dan novel, diantaranya cerita silat berjudul Pendekar Sakti Bukit Sam Bong yang pernah di bagikan di Facebooknya dan mendapat respon bagus dari netizen.

Selamat jalan Dr. Ir. Agusli Taher, M.S, Nan Tido Manahan Hati akan terus membersamai pecinta musik Minang, seperti Kasiak Tujuah Muaro yang lekang oleh zaman dan abadi laksana Danau Cinto nan masih sarupo dulu. Moentjak
Berita Terkait :



Facebook Comments