Paninggahan, SuhaNews – Persatuan Keluarga Paninggahan (PKP) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Tahun 2026, Kamis (26/03/2026) di Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Paninggahan.
Mubes ini mengusung tema “Paninggahan Bangkit Pulih Bersama”. Kegiatan ini menjadi ajang strategis dalam memperkuat soliditas organisasi sekaligus merumuskan arah pembangunan nagari ke depan.
Baca juga: Bupati Solok Buka MUBES-SAS XXIV dan Konferensi IPPSA XXXIII
Mubes PKP ini dihadiri oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKP dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKP dari berbagai daerah di Indonesia, Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I, bersama sejumlah tokoh masyarakat, unsur pemerintahan, serta pemangku adat dan agama.
Mubes dipimpin oleh Firdaus, S.Pd.I selaku pimpinan sidang. Agenda utama yang dibahas meliputi laporan pertanggungjawaban pengurus DPP-PKP, pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta pemilihan Ketua Umum DPP-PKP periode selanjutnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Anggota DPRD Jambi, Camat Junjung Sirih Neni Amalia, S.STP, Wali Nagari Paninggahan, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), Badan Permusyawaratan Nagari (BPN), Bundo Kanduang, Pemuda Paga Nagari, serta tokoh-tokoh masyarakat seperti niniak mamak, alim ulama, dan cadiak pandai, DPP-PKP, termasuk Dr. Lukman Loka selaku Ketua Solok Saiyo Sakato.
Wakil Bupati Solok H. Candra mengatakan bahwa organisasi seperti PKP memiliki peran penting sebagai wadah untuk menghadirkan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Mengutip pesan tokoh pemikir Islam, Wabup Candra mengingatkan bahwa nilai kebesaran seseorang tidak diukur dari harta atau jabatan, melainkan dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada orang lain.
Hal tersebut selaras dengan sabda Rasulullah SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya.
“Organisasi ini merupakan ruang pengabdian. Siapapun yang nantinya dipercaya memimpin, hendaknya menjadikan amanah ini sebagai kesempatan untuk memberi kontribusi terbaik bagi masyarakat,” ujar Wabup Candra.

Candra menekankan pentingnya semangat berorganisasi, terutama bagi generasi muda. Menurutnya, pengalaman berorganisasi mampu membentuk karakter, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Wabup Candra mengajak seluruh elemen masyarakat, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, untuk memperkuat sinergi dalam membangun nagari.
Filosofi Minangkabau “di ma bumi dipijak, di sinan langik dijunjuang” disebutnya sebagai landasan penting dalam menjaga harmoni dan kontribusi di tengah masyarakat.
“Semoga Mubes PKP 2026 dapat melahirkan keputusan-keputusan strategis yang membawa kemajuan bagi Paninggahan, sekaligus mempererat hubungan antara ranah dan rantau,”tambah Candra. Wewe
Baca juga: Hadiri Mubes IKKA se-Indonesia, Bupati Solok: Jaga Kepedulian Terhadap Sesama



Facebook Comments