Petani Jeruk di Setara Nanggalo Dibina UNP Kembangkan Agrowisata

jeruk
SuhaNews,– Lahan pertanian jeruk yang dimiliki oleh masyarakat Kenagarian Setara Nanggalo Kab. Pesisir Selatan berpotensi besar untuk dikembangkannya sebagai kawasan agrowisata.
Dimana agrowisata adalah pariwisata berbasis pertanian yang memberikan angin segar bagi para petani dan masyarakat umum untuk dapat memperluas sektor pertanian yang selama ini mereka geluti menjadi objek pariwisata bagi para wisatawan minat khusus.
Apalagi Kenagarian Setara Nanggalo merupakan salah satu nagari yang termasuk dalam kawasan Mandeh, upaya untuk menjadi kawasan ini sebagai kawasan agro sangat cocok, sehingga wisatawan selain menikmati wisata bahari juga bisa menikmbati wisata agro atau wisata petik buah jeruk.

Hal ini disampaikan Kordinator Tim Pengabdi LP2M UNP Gesit Thabrani SE, MT didampingi anggotanya Muthia Roza Linda, SE, MM, Dina Patrisia, Ph.D, Hendri Andi Mesta, SE, MM, dan Rezky Ramadhan, S.Pd, M.Si Sabtu (3/10) dihadapan para petani jeruk di Kenagarian ini. Menurutnya tim pengabdian akan melakukan pemetaan lahan perkebunan, serta ikut serta dalam upaya meningkatkan pemahaman petani terhadap pengelolaan lahan perkebunan.

“Pemetaan lokasi perkebunan akan membantu mengetahui persebaran lahan jeruk dan mengetahui estimasi luasan kebun jeruk yang dimiliki pertanian. Sehingga dengan demikian akan memudahkan Nagari dan kelompok tani, dalam menggali potensi daerah untuk pengembangan agrowisata jeruk,” ujarnya.

Menurutnya pemetaan ini dilakukan dengan menggunakan teknologi Drone untuk mendapatkan presisi dalam pengumpulan data partial. Hasil dari pemetaan ini berupa foto udara dengan resolusi 8 cm.

Senada disampaikan Penggiat Pariwisata Mandeh Siti Fatima, menurutnya Peningkatan pemahaman petani dapat dilakukan melalui penyuluhan kepada masyarakat mengenai bagaimana pengelolaan lahan perkebunan yang baik dan menerapkan teknologi pertanian dalam usaha perkebunan agar hasil panen yang diperoleh sesuai dengan standar pertanian dan selera konsumen.

“Ditemui dilapangan petani masih kurangsumber daya yang dimilikinya untuk mengelola perkebunan mereka. Oleh sebab itu, melalui kegiatan pengabdian ini, disamping membantu nagari dalam pemetaan wilayah, guna terlaksananya budidaya jeruk, tim membantu petani dalam penyediaan peralatan berupa gunting tanaman dan pupuk organik,” ujarnya.
.
Sebab keberhasilan dalam pengembangan nagari agrowisata jeruk ini, selain sinergi berbagai pihak dan kontribusi berbagai faktor penting, juga tidak terlepas dari peranan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNAG). “Untuk itu, kedepannya, tim pengadi akan melakukan koordinasi kegiatan dengan BUMNAG, sehingga dengan demikian, Kawasan agrowisata Jeruk di Nagari Satara Nanggalo nantinya menjadi kawasan yang akan selalu dikunjungi oleh wisatawan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan nagari dan wilayah,” harapnya.
.
Sementara itu Walinagari Setara Nanggalo Suhaimi mengapresiasi peran sertaLP2M UNP yang telah mau memberikan pembinaan kepada petani sehingga petani jeruk yang ada mampu mengelola lahannya dengan baik. “Dan sebagai daerah wisata besar harapan lahan pertanian jeruk milik masyarakat bisa menjadi wisata agro, tentu inj membawa dampak positif kepada masyarakat nantinya,” harapnya. Rel Lim

Baca juga :

 

Facebook Comments

loading...