Polda Riau Amankan Dua Warga Tanjung Emas, Tanah Datar

polda
SuhaNews – Dua warga Tanjung Emas, Tanah Datar ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau di Kota Pekanbaru karena membawa kukang untuk diperdagangkan. 

Polda Riau berhasil membongkar kejahatan perdagangan hewan dilindungi berupa kukang, trenggiling, kuku macan dan paruh burung enggang pada beberapa tempat di Pekanbaru.

“Penangkapan dilakukan di beberapa tempat di Pekanbaru,” ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, dalam konferensi pers di halaman apel utama Markas Komando Polda Riau, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Ungkap 3 Kasus Narkoba, Polda Sumbar Selamatkan 20 Ribu Jiwa

Polisi mengamankan dua pelaku, IR (45)  dan ER (31)  di Jalan Lubuk Telongo Desa Batu Gajah, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu. Sementara tersangka RU ditangkap di Jalan Imam Munandar depan Islamic Arsyad Pekanbaru.

Saat ditangkap oleh aparat Krimsus, jelas Kombes Sunarto, IR dan ER memiliki barang bukti sebanyak lima belas kilo sisik trenggiling dan RU memiliki tiga kilo sisik trenggiling. IR dan ER ditangkap pada 21 Juni 2021 dan RU pada 2 Juni 2021.

“Harga komoditi sisik trenggiling ini cukup menggiurkan sehingga memicu mereka memburu hewan dilindungi ini,” ujar Kombes Sunarto sebagaimana dilansir dari laman liputankini.com.

Polda Riau masih melakukan pengembangan atas hubungan antara tersangka IR dan RE dengan tersangka RU karena kejadiannya mereka ini memang terpisah.

Selain sisik trenggiling, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau juga merilis kejahatan perdagangan kukang. Aparat Krimsus Polda Riau menangkap tersangka KIS (55) warga Kampar Kiri yang menetap di Tanjung Emas, Tanah Datar dan RAF (30)  juga warga Kecamatan Tanjung Emas. Tanah Datar, Sumatera Barat

Tersangka KIS dan RAF ditangkap saat membawa kukang yang dilindungi ini, Senin (12/7/2021) sekira pukul 06.00 di parkiran Rumah Sakit Eka Hospital Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Tangkerang Barat Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru.

BACA JUGA  Cipta Kondisi, Polsek Sungai Beremas Amankan Puluhan Liter Tuak

Dalam penangkapan tersebut terdapat delapan kukang yang diletakkan di dua kardus yang terpisah.  KIS dan RAF ini, menurut Narto, datang dari Tanjung Emas ke Pekanbaru untuk menjual delapan kukang yang mereka tangkap secara ilegal di Tanah Datar, Sumatera Barat.

Polda Riau juga mengungkap kejahatan atas perdagangan lima paruh burung enggang (burung rangkong) dan satu kuku harimau oleh tersangka AH (28), warga Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar.

Menurut Narto, AH ditangkap Jumat (2/7/2021) sekira pukul 10.00 di areal SPBU Pertamina di Jalan HR Soebrantas (di seberang Pasar Simpang Baru) Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru.

“AH kita tangkap Ketika sedang menunggu pembeli di SPBU,” ujar Kombes Sunarto. (*)

Baca juga: Tangkap 2 Pelaku, Polsek Linggo Sari Baganti Sita Belasan Paket Sabu

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaBundo Kanduang Minangkabau Kab Solok Gelar Silaturrahmi dengan Organisasi Wanita
Artikel berikutnyaPerda Pertanggungjawaban APBD Pasaman Barat Tahun 2020 Disahkan