Arosuka, SuhaNews – Memasuki Juli 2020, kasus positif covid-19 di Kabupaten Solok makin landai. ODP tinggal 4 (empat) orang, PDP dirawat 1 (satu) orang, PDP isolasi mandiri 1 (satu) orang.
“Pasien Positif covid-19 tetap sebanyak 9 (sembilan) orang,” jelas Bupati Solok melalui Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam.
Adapun PDP yang dirawat adalah perempuan, umur 83 thn alamat Nagari Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak. Yang bersangkutan dirawat di ruang isolasi RSUD M. Natsir sejak 30 Juni 2020.
Sedangkan PDP yang melakukan isolasi mandiri adalah seorang perempuan, umur 62 thn alamat Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi. Pasien masuk IGD RS. M Natsir pada 22 Juni 2020, namun yang bersangkutan menolak perawatan di RS dan diambil Tes Swab.

“Dari 9 (sembilan) orang positif covid-19 , sebanyak 3 (tiga) orang meninggal dunia dan 6 (enam) orang lainnya sudah sembuh.
Hingga sekarang, jelas Syofiar Syam, telah dilakukan Rapid Tes terhadap 71 warga dan
Swab Tes terhadap 384 orang. Hasilnya tidak ada tambahan kasus baru di Kabupaten Solok.
Saat ini, jelas Syofiar Syam, kita sedang melaksanakan tatanan normal baru produktif dan aman covid-19 atau New Normal.
“Kita pedomani Keputusan Gubernur Sumatera Barat No. 180-378-2020 Perbup No. 25 Tahun 2020 tgl 3 Juni 2020,” ujar Syofiar Syam.
Pada era New Normal ini, jelas Syofiar Syam, diharapkan Protokol Covid-19 dalam melaksanakan kegiatan dan aktivitas sehari-hari tetap diperhatikan.
Masyarakat diminta selalu pakai masker, Jaga jarak dan hindari kerumunan, minimal 1 (satu) Meter, Jaga kebersihan tangan, berupa sering cuci dengan Sabun dan Air, terapkan Etika batuk dan bersin denngan menutup mulut dan hidung menggunakan lengan atas bagian dalam atau dengan tisu.
“Dianjurkan menjaga kesehatan dengan berjemur sinar matahari pagi, konsumsi makanan bergizi dan seimbang serta lakukan Olahraga ringan,” pungkas Syofiar Syam. Wewe
Baca Juga:





Facebook Comments