Puskesmas Batu Bajanjang, Tigo Lurah Ikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tahun 2021

pusksemas
Bupati Solok lakukan presentasi dan wawancara
Arosuka, SuhaNews – Bupati Solok didampingi Kepala Puskesmas Batu Bajanjang  Radom Adaira, dan Sekretaris Dinas Kesehatan Zulhendri melakukan presentasi dan wawancara dalam kegiatan kompetisi inovasi pelayanan publik tahun 2021 bersama tim penilai pusat, Jumat (2/7) di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kab. Solok di Arosuka.

Tim evaluasi dan Tim Panel Independen Kompetisi Inovai Pelayanan Publik di lingkungan Kementrian/Lembaga Pemerintah Daerah,BUMN dan BUMD terdiri atas Prof.J.B Kristiadi  sebagai Ketua dan anggota antara lain Prof Eko Prasojo, Prof.Dr.Siti Zuhro Erry R.Hardjapamekas,Dadan Suparjo Suharmawijaya,S,IP,M,IP,  Ir.Neneng Meity Goenadi,M.BA., Drs.Nurjaman Muchtar Dra. Sri Haruti Indah Sukmaningsih,M.P.M.,  Tulus Abadi,SH.,  Dr Rudianto Sumarwono,MM., dan Dr Ir Harris Turino Kurniawan,M,Si.

Baca juga: Pertamina Foundation Luncurkan PFsains, Kompetisi Inovasi Energi Berbasis Technopreneur

Kabupaten Solok sebagai Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021. Karena itulah dilakukan penilaian dalam tahap presentasi dan wawancara di hadapan Tim Panel Indevenden guna mendapatkan TOP Inovasi Terpuji pada KIPP 2021.

“Program kegiatan penilaian ini bertema WISI (Wisuda Imunisasi) program inovatif Puskesmas Batu Bajanjang didasari dengan UU No 12 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Imunisasi dan Permenkes No 42 Tahun 2013 Tentang Imunisasi,” jelas Prof.J.B Kristiadi.

Melalui program ini, minat dan pengetahuan masyarakat tentang imunisasi di Puskesmas Batubajanjang, Kecamatan Tigo Lurah meningkat dari tahun sebelumnya.

Bupati Solok H. Epyardi Asda mengatakan bahwa di Kabupaten Solok masih ada kecamatan yang terpencil yaitu Kecamatan Tigo Lurah. Adanya inovasi yang dilakukan oleh puskesmas ini dengan program baru yang bernama WISI ( Wisuda Imunisasi ).

“Motivasi ibu-ibu untuk membawa anak-anaknya untuk diimunisasi meningkatkan, pemahaman masyarakat terhadap Imunisasi dasar lengkap dan Imunisasi Booster juga semakin baik,” ujar Bupati Epyardi Asda.

BACA JUGA  Buka TC Kafilah MTQ, Bupati Solok: Peraih Medali Mendapatkan Bonus

Inovasi ini, jelas Epyardi Asda, menjadikan tantangan baru bagi tenaga kesehatan di puskesmas untuk mengajak ibu-ibu disana untuk datang ke posyandu.

“Berkat inovasi ini, anak-anak yang ada di sana mendapatkan imunisasi layaknya anak-anak yang ada di daerah lain. Ini merupakan kebanggan bagi ibu-ibu di Kecamatan Tigo Lurah ini,” tambah Epyardi Asda.

Pemerintah daerah, jelas Bupati,  giat memberikan imunisasi bagi anak-anak di Kabupaten Solok dan membuat daya tahan tubuhnya kuat, ekonomi yang layak sehingga insyallah generasi muda Kabupaten Solok siap bangkit di masa yang akan datang,” ujar Epyardi Asda.

puskesmasSebelumnya  IDL Kabupaten Solok sebesar 80,7 % dari target nasional sebesar 95 %. Capaian IDL Puskesmas Batu Bajanjang hanya 64,1 % Tahun 2018. Berkat adanya inovasi ini capaian IDL Puskesmas Batu Bajanjang tahun 2019 menjadi 74 % dan 76% pada tahun 2020 (PKP).

Masih ada beberapa kendala capaian IDL ini, jelas Epyardi Asda,  yakni jarak antarnagari di Kec. Tigo Lurah ini sangat jauh dan akses jalan menuju ke nagari-nagari sangat memprihatinkan karena jalan belum diaspal dan masih jalan tanah. Apalagi kalau hujan, maka kendaraan sangat susah menuju nagari tersebut.

“Pemerintah daerah kabupaten solok sudah berkoordinasi dengan seluruh OPD dan unsur terkait untuk mengontrol bagaimana menjaga kesehatan anak melalui imunisasi,” tambah Epyardi Asda.  (Wewe)

Baca juga: Masuk TOP 99, Parade Lansia, Puskesmas Sijunjung Dinilai Kementerianpan dan RB

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaDekati Zona Merah, Kegiatan Tatap Muka di Kota Padang Beralih ke Daring
Artikel berikutnyaSerah Terima Kabag Umum DPRD Kabupaten Solok: Serah Terima Mantan Guru