Relawan Demokrasi Pasaman Mendapatkan Bimtek dari KPU

relawan
KPU Pasaman berikan bimtek terhadap relawan demokrasi
SuhaNews – KPU Kabupaten Pasaman adakan Bimbingan Teknis bagi Relawan Demokrasi untuk pPemilihan Bupati dan Waki Bupati Pasaman Tahun 2020 di Ballroom Grand Royal Denai Hotel Bukittinggi selama tiga hari, 6-8 Oktober 2020.

Bimbingan Teknis ini diikuti Relawan Demokrasi (Relasi). Selain Bimtek juga dilakukan pelantikan terhadap 90 orang relawan demokrasi yang tersebar di 37 nagari di Kabupaten Pasaman.

“Relasi inilah yang akan melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada masyarakat di setiap nagari menjelang pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020,” ujar Ketua KPU Kabupaten Pasaman, Rodi Andermi Dt Putiah.

Relawan Demokrasi, ujar Rodi akan dicatat dalam sejarah demokrasi di Pasaman, karena tidak semua masyarakat bisa dan mau menjadi Relasi.

“Pada Pemilihan Serentak di Pasaman Tahun 2020, hanya ada satu pasang calon maka relasi harus mempunyai 12 prinsip penyelenggara pemilu yaitu mandiri, jujur, adil, kepastian hukum, tertib, kepentingan umum, keterbukaan, proporsionalitas, profesionalitas, akuntabilitas, efisiensi, dan efektivitas,” ujar Rodi.

Relasi, jelas Rodi, jangan sampai mengarahkan pemilih, karena berbahaya bagi nama besar KPU.

Sementara Ketua Divisi SP3SDM KPU Kabupaten Pasaman Eria Candra, menyampaikan bahwa Relawan Demokrasi mempunyai beban berat dalam meningkatkan partipasi pemilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Tahun 2020.

“Ada dua tantangan pada Pilkada Pasaman yaitu pasangan calon tunggal dan pendemi covid-19,” jelas Eria Candra.

Dalam setiap kegiatannya, jelas Eria Candra, relasi harus berkolaborasi dan berkoordinasi dengan PPK dan PPS di wilayah masing-masing.

“Target partisipasi pemilih dalam pemilihan 2020 di Kabupaten Pasaman 77,5 persen merupakan pekerjaan yang tidak mudah apalagi dihubungkan dengan satu pasang calon dan juga pendemi covid 19,” tambah Eria Candra.

Menurut beberapa penelitian, tambah Eria Candra, akan menurunkan tingkat partisipasi pemilih, dan itu merupakan tantangan bagi relasi. Diperlukan inovasi dan kreatifitas dalam mensosialisasikan pemilihan dengan satu pasang calon ini.

Dalam bimtek relasi ini dihadirkan narasumber yang kompeten di bidang masing-masing, antara lain Komisioner KPU Provinsi Sumatera Barat  Gebriel Daulay, S.Pt, M.Ikom yang membahas mengenai Pentingnya Demokrasi, Pemilihan dan Partisipasi.

Rozidateno Putri Hanida, S. IP, MPA mengupas mengenai Teknik Komunikasi Publik dan Pendekatan Strategi Dengan Pemilih.

Drs. Mufti Sarfie, MM yang berbicara mengenai Peranan Relawan Demokrasi Dalam Peningkatan Partisipasi Pemilih Pada Pemilihan Serentak Tahun 2020 (Studi Kasus Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pasaman dengan satu pasangan calon).

Hary Efendi Iskandar, SS., MA yang membahas mengenai Pendidikan Pemilih Dilihat Dari Sisi Pendekatan Kultural Masyarakat Pasaman dan Pengorganisasian Komunitas dan yang terakhir Firdaus Diezo, S.H.I., LL.M yang membahas mengenai Kode Etik Relawan Demokrasi Dalam Pelaksanaan Pemilihan Serentak Tahun 2020 Dilihat Dari Aspek Hukum.

Peserta Bimtek dapat mengikuti kegiatan dengan baik dari awal sampai akhir. (*/Wewe)

Sumber: minangsatu.com

Baca juga:

Facebook Comments

loading...