Pemkab Solok Laksanakan Konsultasi Publik untuk Revisi RT/RW

konsultasi
Arosuka, SuhaNews – Pemkab Solok melaksanakan Konsultasi Publik 2 (KP-2) Penyusunan Revisi RTRW Kabupaten Solok Tahun 2013-2031, Jumat (3/12) di Ruang Pertemuan Solok Nan Indah, Arosuka.

Kegiatan ini dihadiri  oleh Asisten Koordinator Bidang Pemerintahan Edisar SH, M. Hum., – Kepala Dinas PUPR diwakili Kabid Tata Ruang Elfianhar, ST, MT., Konsultan dari PT. Metaforma Consultans Ir. Nasrudin MT, Kepala OPD, Camat dan Wali Nagari se-Kabupaten Solok.

Baca juga: Pemkab Solok Gelar Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD 2021-2026

Panitia Pelaksana Elfianhar  mengatakan bahwa pelaksanaan konsultasi publik ini membedah beberapa kebijakan, program dan kegiatan yang telah dirumuskan pada 20 November 2021 lalu melaui Konsultasi Publik I (KP I) revisi RTRW dengan menjaring beberapa masukan dari seluruh stakeholder terkait.

“Subtansi rencana tata ruang wilayah provinsi, kabupaten, kota dan rencana detail tata ruang harus menjalan proses penyusunan rujukan pembangunan (Revisi RTRW ini) melalui konsultasi publik ini,” ujar Elfianhar.

Konsultasi publik ini, jelas Elfianhar, bertujuan untuk menjaring masukan, saran dan informasi terkait rencana penetapan kebijakan, rencana dan program/ kegiatan yang akan ditetapkan dalam sebuah peraturan daerah revisi rencana tata ruang wilayah kabupaten.

“Pemerintah daerah kabupeten berwewenang dalam melaksanakan penataan ruang wilayah kabupaten yang meliputi proses dan prosedur penyusunan revisi RTRW Kab. Solok yang diamanahkan oleh UU No 26 2007 tentang penataan ruang pasal 11 ayat 2,” jelas Elfianhar.

Saat ini, jelas Elfianhar,  Kabupaten Solok telah memiliki Perda nomor 1 tahun 2013 tentang rencana tata ruang wilayah (RTRW) tahun 2012-2031. Pada tahun 2021 ini dilakukan penyempurnaan revisi RTRW Kab. Solok tahun 2021-2031 dengan berpedoman pada Permen ATR/BPN No 11 tahun 2021.

BACA JUGA  Anak Usia 3 Tahun Asal Saok Laweh Terkonfirmasi Covid-19

Askoor Bid. Pemerintahan Edisar mengatakan bahwa pada  2017 telah dilaksanakan peninjauan kembali perda RTRW Kab. Solok thn 2012-2031. Terjadi perubahan materi sebesar 19,81% diantaranya, tujuan, kebijakan, strategi pemanfaatan, rencana struktural ruang, rencana pola ruang, penetapan kawasan strategis, arahan pemanfaatan ruang wilayah yang berisi program utama jangka menengah lima tahun dan arahan pengendalian pemanfaatan ruang sehingga perda RTRW Kab. Solok Th 2012-2031 harus dilakukan perubahan (revisi).

“Ada beberapa alasan perlunya dilakukan revisi RTRW Kab. Solok tahun 2012-2031 di antaranya terjadi perubahan penduduk, terjadinya perubahan batas administrasi daerah, terjsdinya perubahan status hutan dll,” jelas Edisar.

Pada tahun 2019, jelas Edisar, peta dasar untuk revisi RTRW Kab. Solok tahun 2012-2031 mendapatkan rekomendasi dari Badan Informasi Geospasial (BIG) sehingga dapat dijadikan dasar untuk pembuatan peta tematik dan peta rencana selanjutnya.

konsultasi“Pada tahun 2020, anggaran untuk lanjutan penyempurnaan revisi RTRW Kab. Solok tahun 2012-2031 terkena refocusing untuk penanganan Covid-19 sehingga pada tahun itu tidak ada progres kegiatan,” tambah Edisar.

Pada tahun 2021 ini, jelasnya, telah teralokasi kembali anggaran untuk penyempurnaan dokumen revisi RTRW Kab. Solok tahun 2012-2031 yang telah disusun pada tahun 2018 lalu.  Ternyata harus menyesuaikan dengan aturan terbaru, yaitu Permen ATR Nomor 11 tahun 2011 sehingga mengalami perubahan subtansi dan sistematika yang cukup signifikan dan materinya bukan lagi revisi, namun sama dengan penyusunan Perda baru yaitu RTRW Kabupaten Solok tahun 2021-2041. (Wewe)

Baca juga: Kejaksaan Negeri Padang Panjang Sediakan Pelayanan Konsultasi Hukum Gratis

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumya384 Pejabat Pemko Padang Dilantik Wako Hendri Septa
Artikel berikutnyaKembali ke Surau, Mahakarya Indah nan Elok Ciptaan Batik Rang Minang