Pekerja Karaoke Ilegal Digaruk Satpol PP Dharmasraya

Satpol PP Dharmasraya Garuk Pekerja Karaoke Ilegal
Belasandigaruk pekerja karaoke ilegal yang Satpol PP Dharmasraya.
SuhaNews. Satpol PP Kabupaten Dharmasraya, Kamis (23/07) malam menggaruk belasan pekerja karaoke yang bekerja ditempat hibutan malam ilegal di kawasan Pulau Punjung.

Belasan pekerja karoke ini, setalah diamankan di bawa ke kantor Sat Pol PP di kilometer 2 Pulau Punjung untuk dilakukan pendataan. Menurut informasi, umumnya para perkerja karoke tersebut berasal dari luar Kabupaten Dharmasraya, diantara Jawa Barat, Palembang, Jambi, Bengkulu dan Medan, Sumut.

Kepala Satpol PP Kabupaten Dharmasraya Safrudin, S.Sos. Msi yang di dampingi Yunisman, S. Sos,Kabid Trantibum dan Damkar Satpol Dharmasraya saat diawak media malam ini di ruangannya mengatakan tujuan operasi ini untuk membarantas penyakit masyarakat yang pada tempat hiburan malam karoke tanpa izin selama ini sudah marak di kabupaten Dharmasraya dengan mepekerjakan tanag ilegal.

Dengan Adanya informasi marak tempat hiburan malam karoke tanpa izin tersebut,dalam masa pademik covid 19,kami menerapkan fiskal distesing dan menjalan kan protokol kesehatan yang berlaku. Apa lagi tempat hiburan malam ini tidak memiliki izin sama sekali, dan telah melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Dharmasraya.

Kami dari Satpol PP Kabupaten Dharamasraya terus menegakan Peraturan daerah selama kabupaten Dharmasraya berdiri,barang siapa yang melanggar Peraturan Daerah akan kami tertibkan sesuai perraturan yang berlaku.

Ditambahkan Kepala Satpol PP Kabupaten Dharmasraya Safrudin, dari hasil penyilidikan dan dan keterangan dari para pekerja karoke ini, kebanyakan berasal dari luar kabupaten Dharmasraya, untuk kegiatan malam ini para kerja karoke hiburan malam yang di amankan sebanyaak 19 orang yang semuanya ada berjenis kelamin wanita.

Kita berharap kedepannya tidak ada lagi tempat hiburan malam karoke tanpa izin, yang beroperasi di kabupaten Dharmasraya apa lagi telah, melanggar norma adat kita “Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah dalam masyarakat Minangkabau”dan melanggar peraturan pemerintah yang saat sudah ada perdanya dalam kasus ini,” ucap Kepala Satpol PP kabupaten Dharmasraya Safrudin, S.Sos.

BACA JUGA  HUT Dharmasraya, Akan Bangun Rumah Gadang Terbesar

editor : Moentjak sumber : BeritaMinang.com

BACA JUGA :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaSosialiasi Produk Unggulan UMKM, Bupati Solok: Perhatikan Kualitas
Artikel berikutnyaSiswa di Padang Panjang Pukuli Orangtuanya