Sempat Buang BB 1 Paket Ganja, MI Diringkus Satres Narkorba

bb
SuhaNews. Seorang Kurir Narkoba berinisial MI (29) membuang Barang Bukti (BB) 1 paket Narkoba jenis Sabu-sabu saat hendak dibekuk/ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota Di pinggir jalan yang berada di Jorong Kampuang Dalam Kenagarian Limbanang Kecamatan Suliki kabupaten Limapuluh Kota beberapa waktu lalu.
Penangkapan tersebut dilakukan setelah adanya informasi dari masyarakat terkait maraknya peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Limbanang. Dari informasi itu, Tim Satresnarkoba melakukan penyamaran dengan memancing melakukan transaksi Narkoba. Karena tidak curiga, tersangka yang juga pemakai Narkoba  itu menyanggupi untuk melakukan transaksi Narkoba.

Namun saat hendak dibekuk, tersangka yang menggunakan sepeda motor itu membuang Barang Bukti (BB) Narkoba jenis sabu-sabu yang dibungkus Plastik. Kepada petugas, tersangka menyebut tidak menyimpan Narkoba apapun. Namun petugas yang tidak  mudah percaya, melakukan pencarian bersama masyarakat. Hasilnya, Narkoba tersebut ditemukan dalam botol minuman yang dibuang tersangka MI.

“ Iya, tersangka MI memang membuang Barang Bukti (BB) saat tahu akan ditangkap oleh petugas yang melakukan Undecover (penyamaran.red). Dari pencarian yang dilakukan dan keterangan dari warga yang melihat tersangka membuang BB, akhirnya 1 Paket Narkoba jenis Sabu-sabu berhasil kita temukan.” Sebut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Trisno Eko Santoso melalui Kasat Resnarkoba, IPTU. Hendri Has didampingi didampingi Kanit 1, Bripka. Marsanda Helvi dan Kanit II, AIPDA. Doni Arwando, Minggu sore 11 Oktober 2020.

Hendri Has juga menambahkan, tersangka MI yang dibekuk 7 Oktober 2020 sekitar pukul 17.00 Wib itu juga merupakan pemakai Narkoba. Setelah ia berhasil dibekuk, Tim Satresnarkoba langsung mengejar Bandar, namun mereka lebih dahulu melarikan diri.

“ Usai membekuk tersangka MI, kita langsung mengejar Bandar atau pemilik barang, namun ia lebih dahulu melarikan diri/kabur.” Ucap Mantan Kasatresnarkoba Polres Payakumbuh itu.

Sementara tersangka MI saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Limapuluh Kota Kawasan Ketinggian Kecamatan Harau, menyebutkan bahwa ia merupakan kurir Narkoba yang diberi upah 50 hingga 150 ribu setiap kali berhasil mengantarkan pesanan Narkoba kepada para pembeli.

“ Kadang saya diberi upah 50 hingga 150 ribu, da nada juga yang diberi Sabu-sabu.” Ucapnya.

Sumber : Dakadepos. com

Baca juga :

Facebook Comments

loading...