Setelah ASN Dirumahkan, Kemenag Kab. Solok Bentuk Satgas Covid – 19

Setelah ASN Dirumahkan, Kemenag Kab. Solok Bentuk Satgas Covid - 19
Kakankemenag Kab. Solok H. Alizar bersama Kasubbag TU dan pejabat lain membahas perpangan WFH ASN.
Koto Baru, SuhaNews. Menindaklanjuti himbauan Menteri Agama terkait penanganan Covid – 19, Kepala Kantor Kemenag Kab. Solok merumahkan ASN sejak Jumat (28/3). Dan sejak tanggal itu ASN melakukan work from home (WFH).

Selanjutnya Kantor Kemenag Kab. Solok juga membentuk Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Tim yang berisi 16 ASN ini akan bertugas mengakomodir pelayanan, pengaduan dan pelaksanaan WFH dilingkungan Kemenag Kab. Solok.

Kepala Kantor Kemenag Kab. Solok yang ditemui Senin (30/3) mengatakan bahwa Satgas yang dibentuk ini akan berkoordinasi dengan Satgas di Pemda Kabupaten Solok, Kanwil Kemenag Sumbar dan pihak terkait lainnya menyangkut tugas Satgas ini.

BeritaTerkait : ASN Dirumahkan, Pelayanan Siskohat Kemenag Kab. Solok Tetap Berjalan

H. Alizar menegaskan tugas utama Satgas ini adalah memantau pelayanan jajaran Kemenag baik di Kantor Kemenag Kab. Solok, KUA Kecamatan dan madrasah. Selain itu Satgas juga memantau kondisi fisik para ASN jajaran Kemenag, jika ada yang berstatus ODP atau PDP.

Menutup keterangannya H. Alizar berharap Satgas ini juga menjadi sumber nformasi bagi masyarakat terkait tugas dan pelayanan Kemenag selama terdampak wabah Covid-19 ini.

Sementara Ketua Satgas Siaga Covid-19 H. Fuadi mengatakan, sesuai SOP pelayanan saat ini tim akan lebih banyak bekerja secara online. Namun demikian, petunjuk dan arahan baik Menteri Agama, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, dan pihak terkait lainnya akan jadi pedoman dan rujukan.

H. Fuadi juga mengatakan anggota Satgas membekali diri dengan update informasi seputar Covid-19,  jadi tidak salah menyampaikan informasi pada masyarakat.

Menurut keterangannya H. Fuadi kembali mengingatkan agar anggita Satgas maupun ASN Kemenag mengajaka masyarakat mengikuti SOP penanganan Covid-19. Mulai dari pembiasaan mencuci tangan, pemakaian hand sanitizier, Menjaga jarak antar individu dan menghindari keramaian. Moentjak

BACA JUGA  Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Raya Padang Ditutup 5 hari

Baca Juga :

 

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaLockdown Disarankan PAPDI Sumbar Untuk Putus Mata Rantai Covid-19
Artikel berikutnyaBeda Nasib Mal dan Pedagang Gerobak