SuhaNews – “Tiket Pulang” menjadi gebrakan terbaru MIN 1 Solok / MIN Gantung Ciri yang dimulai sejak Senin (10/2) kemarin berlaku bagi seluruh siswa dari kelas satu sampai kelas enam.
Hal ini diungkapkan oleh kepala MIN 1 Solok, Junaidi, SS kepada SuhaNews, Senin (10/2) petang. Dijelaskannya, Gerakan ini mengajak seluruh peserta didik untuk memungut setidaknya 10 sampah setiap harinya, tanpa disuruh memungut, baik dilingkungan madrasah maupun di luar. Kegiatan ini dilaksanakan ketika mereka pulang dari madrasah. Pihak madrasah juga menyediakan tempat sampah terpilah untuk memudahkan pengelolaan sampah organik dan anorganik. tiket
“Gerakan ini bertujuan membangun kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan, mengurangi sampah, dan memupuk rasa tanggung jawab terhadap lingkungan,” terang Junaidi. tiket tiket tiket
Ia menyebutkan, gerakan dapat menanamkan cinta kebersihan sejak dini, dan pembiasaan di madrasah akan terbiasa dirumah dan lingkungan nantinya.
Lebih lanjut, Junaidi mengungkapkan bahwa peserta didik mengikuti aksi ini dengan penuh semangat dengan didukung pula oleh guru-guru yang memberikan contoh langsung. “Gerakan ini adalah langkah kecil namun memiliki dampak besar bagi lingkungan,”ungkapnya.
“Senang sekali bisa ikut gerakan ini. Ternyata memungut sampah itu mudah, dan sekarang kami menjadi lebih sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujar M. Fathir, peserta didik kelas 5 MIN 1 Solok.
Gerakan ini juga mendapat apresiasi dari orang tua siswa dan komunitas setempat, yang berharap kebiasaan baik ini dapat menyebar lebih luas untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. Dengan semangat “1 siswa 10 Sampah”, langkah kecil ini diharapkan membawa perubahan besar untuk masa depan bumi yang lebih hijau.
Terpisah, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, H. Zulkifli, S.Ag, MM memberikan apresiasi inovasi yang dilakukan oleh MIN 1 Solok. Semoga Program pungut sampah adalah kegiatan rutin untuk membersihkan lingkungan dengan memungut sampah disekitar.
H. Zulkifli juga menambahkan dengan ditanamkannya kesadaran yang tinggi tentang peduli sampah, diharapkan semua siswa MIN 1 Solok dapat membuang sampah pada tempatnya, memungut sampah apabila melihatnya, dan menegur temannya apabila membuang sampah secara sembarangan.
”Bersih tanpa sampah di madrasah akan menimbulkan kebersihan, keindahan, kenyamanan dan kesehatan,”ucapnya. Bai | Fendi
Berita terkait :
- Peringati Maulid Nabi, MIN 1 Solok Undang Ustadz Defrizaldi. LC
- Gelar Workshop, MIN 1 Solok Tingkatkan Kompetensi Guru
- MIN 1 Solok Sampaikan Pesan Literasi pada Pawai HUT ke 79 RI
- MIN 1 Solok Tekankan Akhlak Mulia Melalui Program Tahfidz dan Tahsin Intensif
- MIN 1 Solok Target Juara! Giat Latihan Intensif Jelang KSM Provinsi
- MIN 1 Solok Matangkan Persiapan, Bidik Prestasi Tertinggi di KSM Tingkat Provinsi
- Gebyar Tahfiz di MIN 1 Solok: Ajak Siswa Jadi Generasi Qur’ani
- MIN 1 Solok Raih Juara 1 KSM Tingkat Kabupaten Solok di Bidang Sosial Sains Terpadu
- MIN 1 Solok, Semangat Mendunia dari Gantung Ciri
- El-Nahdah Competition 3 Berakhir MIN 1 Solok & MTsS Gantung ciri Juara Bertahan



Facebook Comments