Kapolda Sumbar Bina 226 Anggota Terlibat Narkoba

Terlibat Narkoba, Kapolda Sumbar Tindak 226 Anggotanya
SuhaNews. Sebanyak 226 anggota Polda Sumbar yang terlibat Narkoba diberikan tindakan pembinaan dengan melibatkan keluarga, untuk menjauhkan personil dari barang haram tersebut.

Pembinaan langsung oleh Kapolda Sumbar Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH dan disaksikan Pejabat Utama Polda Sumbar, Senin (26/4) di ruang Jenderal Hoegeng lantai IV Mapolda Sumbar.

BACA JUGA  1 Pasien Covid-19 Tanah Datar Meninggal, Total Sudah 39 Meninggal Dunia

Selain bertugas di Mapolda Sumbar, 226 anggota Polri juga ada yang bertugas di Polres jajaran Polda Sumbar. Selain pembinaan mereka juga menanda tangani perjanjian untuk tidak menggunakan narkoba lagi.

Selain disaksikan oleh Kapolda, pada penandatanganan perjanjian tersebut juga dihadiri oleh keluarga dari anggota yang pernah bermasalah tersebut, baik orang tua, istri dan anak-anaknya.

Dalam arahannya, Kapolda menyebut, hari ini ia mengagendakan khusus untuk mengumpulkan anggota Polda Sumbar yang pernah menyalahgunakan narkoba dan sudah melaksanakan sidang disiplin maupun kode etik.

BACA JUGA  Polda Sumbar Aktif Tracking Personil Guna Antisipasi Covid-19

“Pada kegiatan ini juga akan dilaksanakan penandatanganan pernyataan untuk tidak menggunakan atau menyalahgunakan narkoba,” katanya dihadapan anggota dan keluarganya.

Disebutkan, sejalan dengan program prioritas Kapolri pada Transformasi Pengawasanan, sepanjang tahun 2021 ini Polda Sumbar telah melakukan tes urine kepada 1.841 personel dan ditemukan sebanyak 13 personel terindikasi positif menggunakan narkoba.

Dilanjutkannya, sebagai refleksi bersama bahwa dari tahun 2015 sampai sekarang, personel Polda Sumbar yang telah menjalani sidang disiplin dan kode etik adalah sejumlah 286 orang atau 2,9 % dari jumlah personel Polda Sumbar yang berjumlah 9.861 orang. Dari jumlah tersebut, yang telah diputus PTDH adalah 33 orang atau 11,5 %.

BACA JUGA  Wagub Sumbar Serahkan Piagam P4GN pada Hari Anti Narkoba Internasional 2021

“Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan kita semua, mengingat bahwa kita masih perlu meningkatkan pengawasan dan pengendalian terhadap anggota Polri,” ucap Irjen Pol Toni.

Dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan anggota Polri sebut Irjen Pol Toni, Polda Sumbar telah melakukan berbagai upaya, mulai dari pembinaan oleh para Kasatker, rehabilitasi, proses disiplin dan kode etik dan mulai awal tahun 2021 ini, kita sudah mulai memproses secara pidana terhadap anggota Polri yang memiliki hasil tes urine positif mengkonsumsi narkoba.

“Ini merupakan komitmen saya dan telah saya tegaskan beberapa kali pada berbagai kesempatan, kepada seluruh anggota untuk senantiasa menghindari narkoba. Dan tidak ada toleransi bagi para pengguna narkoba, mengingat dampak negatif yang sangat luar biasa baik bagi individu maupun institusi Polri,” tegas jenderal bintang dua tersebut.

BACA JUGA  Kuras Rp21 M, Sindikat Pembobol Masuk Akun Bank dan Grab

Lanjutnya, sejalan dengan penekanan Kapolri bahwa untuk menekan penyalahgunaan narkoba di internal Polri dilakukan dengan penerapan sanksi pidana dan PTDH. “Namun demikian dari aspek pembinaan, saya masih memiliki harapan kepada saudara untuk memiliki masa depan yang lebih baik,” ajaknya.

Oleh karena itu kata Kapolda, maka pada kesempatan yang baik ini ia sengaja mengumpulkan anggota Polri yang berdasarkan catatan pernah menyalahgunakan narkoba mulai dari tahun 2015 sampai tahun 2021.

BACA JUGA  Kapolda Turun Langsung ke Lokasi Unjuk Rasa di DPRD Sumbar

“Sengaja saya mengundang saudara bersama istri masing-masing dengan maksud agar komitmen anda dapat disaksikan langsung oleh istri masing-masing dengan maksud istri anda adalah pengawas dari niat untuk kembali menggunakan narkoba,” ujarnya.

“Oleh karena itu, jadikan momentum ini untuk benar-benar berjanji kepada diri sendiri dan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk tidak akan pernah menyalahgunakan narkoba,” imbau Kapolda menambahkan.

BACA JUGA  189 Jamaah Calon Haji Kab. Solok Mulai Ikuti Manasik

Dalam kesempatan ini Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH memberikan penekanan kepada 266 anggotanya yang pernah bermasalah dengan narkoba.

1. Jadikan kegiatan yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan ini sebagai momentum perubahan ke arah yang lebih baik dengan disaksikan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa.

2. Renungkan kembali tujuan kita menjadi anggota Polri yang mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara, serta menjadi contoh dan tauladan bagi anak buah, keluarga dan masyarakat.

BACA JUGA  Ditpolairud Polda Sumbar Ungkap Kasus Surat Pelayaran Palsu Hingga Narkoba

3. Jangan tergoda dengan iming – iming kenikmatan sesaat, karena tidak ada kenikmatan yang hakiki pada narkoba. Sekali mencoba narkoba maka disitu adalah titik awal kehancuran diri anda dan keluarga.

4. Berhenti berhubungan dengan narkoba ataupun orang yang terlibat penyalahgunaan narkoba. itu akan berpengaruh negatif pada perkembangan karier anda sendiri.

5. Ingatlah bahwa keluarga adalah tempat bernaung dan berlindung. Disanalah anda akan memperoleh kedamaian dan ketentraman yang sesungguhnya.

BACA JUGA  Warga Tanah Datar Diamankan Densus 88, Diduga Terkait Jaringan Teroris

Sebelumnya, sebanyak 266 anggota Polri di Polda Sumbar dan jajarannya di Polres yang pernah bermasalah dengan narkoba, tadi pagi melakukan penandatangan perjanjian untuk tidak menggunakan narkoba kembali. Pelaksanaannya tersebut dilakukan secara langsung di Polda dan melalui video conference bagi yang di Polres.

Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH dan Pejabat Utama Polda Sumbar, Senin (26/4) di ruang Jenderal Hoegeng lantai IV Mapolda Sumbar.

BACA JUGA  Ciduk 3 Pelaku Curanmor, Polres Solok Sita 19 Barang Bukti

Selain disaksikan oleh Kapolda, pada penandatanganan perjanjian tersebut juga dihadiri oleh keluarga dari anggota yang pernah bermasalah tersebut, baik orang tua, istri dan anak-anaknya.

“Sengaja saya mengundang saudara bersama istri masing-masing dengan maksud agar komitmen anda dapat disaksikan langsung oleh istri masing-masing dengan maksud istri anda adalah pengawas dari niat untuk kembali menggunakan narkoba,” ujarnya.

“Oleh karena itu, jadikan momentum ini untuk benar-benar berjanji kepada diri sendiri dan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk tidak akan pernah menyalahgunakan narkoba,” imbau Kapolda menambahkan.(*)

Berita Terkait: 8 Personil Polda Sumbar Diberhentikan Tidak Hormat

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaSDM Halal Mendesak, BPJPH Dorong Peran Perguruan Tinggi
Artikel berikutnyaBupati Solok Epyardi Asda: Kami Akan Evaluasi Semua ASN dan THL