Tim Pejuang Muda Kementerian Sosial Verifikasi Data DTKS Kota Sawahlunto

sosial
Tim Pejuang Muda Kemensos bersama Walikota Sawahlunto
Sawahlunto, SuhaNews – Tim Pejuang Muda Kementerian Sosial melakukan verifikasi dan validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kota Sawahlunto secara door to door (rumah ke rumah).

“Verifikasi DTKS ini akan mengupdate (memperbaharui) dan meningkatkan keakuratan data DTKS dari Kemensos,” ujar Walikota Sawahlunto, Deri Asta.

Baca juga: Kabupaten Solok Gelar Bimtek Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial

Tim Pejuang Muda Kemensos untuk Kota Sawahlunto yang berjumlah 10 orang itu diterima Walikota Sawahlunto Deri Asta, Senin 08 November 2021 di Balaikota.

“Tim Pejuang Muda diharapkan bekerja dengan baik dan optimal sebab data DTKS yang mereka verifikasi tersebut memiliki banyak manfaat dan menentukan keberhasilan banyak program pemerintah,” ujar Walikota Deri Asta.

Dalam urusan bantuan sosial dan lainnya yang terkait itu, jelas Deri Asta, kendala paling sering ditemui adalah data yang tidak valid/akurat, kurang dan sebagainya.

“Kami yakin tim Pejuang Muda yang terdiri dari para mahasiswa berprestasi ini mampu mengemban amanah verifikasi dan validasi data DTKS ini dengan baik,” kata Walikota Deri Asta.

Masyarakat yang diverifikasi dan divalidasi oleh tim Pejuang Muda, tambah Walikota Deri Asta, diminta memberikan informasi yang benar dan akurat sehingga data yang dikumpulkan pun valid.

“Program pemerintah itu agar dapat berjalan dan berhasil ditentukan dari data-data yang benar dan akurat (valid),” sebut Walikota Deri Asta.

Sementara Kepala Dinsos PMD-PPA Kota Sawahlunto, Efriyanto, melaporkan bahwa proses verifikasi data DTKS oleh Pejuang Muda jadwalnya selama 2 bulan. Sehingga proses verifikasi data DTKS Sawahlunto ditargetkan rampung pada akhir Desember 2021.

“Tim Pejuang Muda Kemensos untuk Sawahlunto ini ada 10 orang, terdiri dari mahasiswa di Perguruan Tinggi dalam Sumbar dan luar Sumbar,” ujar Efriyanto.

BACA JUGA  Wali Nagari Mungka Wafat, Lima Puluh Kota Berduka

Dalam bertugas, jelas Efriyanto, mereka door to door akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kelurahan serta TKSK setempat. (Wewe)

Baca juga: Gubernur Mahyeldi minta BPJS Koordinasikan Kepesertaan Masyarakat Kurang Mampu

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaSatpol PP Tertibkan Pedagang di Pasar Padang Panjang
Artikel berikutnyaKwarcab 0317 Pramuka Pasaman Barat Gelar Kursus Mahir Lanjutan