Tanah Datar, SuhaNews – Wakil Bupati Tanah Datar, Richi Aprian mengikuti Jumat Subuh Barokah Mushalla Baitul Arifin Arai Pinang Lima Kaum, Jumat (2/4/2021).
Dalam kesempatan itu, Wabup Richi Aprian mengingatkan generasi muda akan bahaya narkoba dan perlunya mendekatkan mereka dengan nilai-nilai agama.
“Generasi muda sebagai pemegang estafet kepemimpinan di masa depan perlu mendapat perhatian bersama, mereka harus didekatkan dengan ajaran dan nilai-nilai agama,” ujar Richi Aprian di hadapan jemaah dan Walinagari Limo Kaum, Gusrial.
Baca juga: Subuh Barokah di Masjid Jamik Panyakalan
Pemerintah daerah, jelasnya, gencar dengan program tahfiz dan program lainya, namun tidak bisa dipungkiri, di sisi lain generasi muda Tanah Datar masih ada yang berbuat menyimpang. Penyalahgunaan narkoba dan pelecehan seksual menjadi kasus dominan.
“Generasi muda perlu didekatkan dengan rumah ibadah,” kata Richi Aprian.
Wabup Tanah Datar mengimbau agar membuka masjid atau surau 24 jam. Artinya, bukan saja tidak dikunci, tetapi diisi dengan kegiatan-kegiatan yang positif terutama untuk anak dan kemenakan.
Wabup Richi berharap masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menyambut dan menyemarakkan bulan suci Ramadhan.
“Semoga ibadah tarwih bisa dilaksanakan dengan lancar. Walaupun dalam masjid atau mushalla marilah tetap memakai masker untuk melindungi diri dan saudara kita sendiri,” imbau Wabup Richi Aprian
Kita tidak ingin terjadi, jelas Richi, niat baik untuk beribadah tetapi dengan mengabaikan protokol kesehatan, yag bisa merusak kemaslahatan bersama.
Sementara Ketua Pengurus Mushalla Baitul Arifin, Mustafa Akmal menyampaikan bahwa mushalla ini nempunya kegiatan TPA dan program tahfiz untuk anak-anak.
“Alhamdulillah, kegiatan TPA dan tahfiz sudah berjalan kembali seiring telah dimulainya belajar tatap muka. Selain itu program Jumat Subuh Barokah dengan mendatang penceramah dilakukan satu kali dalam sebulan,” ungkapnya.
Dalam Jumat Subuh Barokah kali ini dihadirkan Penceramah H. Muhammad Yasin Albantani. Ia membahas tentang hidup yang lebih banyak bersyukur.
Hidup ini, jelas Muhammad Yasin Albantani, penuh dengan permasalahan, musibah ataupun ujian. Sebagai umat beragama, Maknailah dengan berpikir positif dan jauhi banyak berkeluh kesah dan menyalahkan nasib.
“Sabar dan ikhlas menjadi kunci hidup yang bahagia,” pesan ustadz M. Yasin. (Andra Datuak/Dajim)



Facebook Comments