Wakil Gubernur Sumbar Launching SITAMPAN dan SICANTIK di Nagari Palaluar

wakil
Sijunjung, SuhaNews – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy didampingi Wakil Bupati Sijunjung Iraddatillah melaunching program Nagari Palaluar Reklamasi Lahan Bekas Tambang dan Ketahanan Pangan (SITAMPAN) dan Sistem Informasi Data Nagari Cinta Statistik (SICANTIK), Rabu(10/8/22) di Nagari Palaluar Kecamatan Koto VII. 

Kegiatan ini dihadiri Kepala Diskominfotik Sumbar, Jasman Rizal, Kepala Dinas Pertanian Sijunjung, Ronaldi, Kepala Dinas DPMN Sijunjung, Khamsiardi, Plt Kepala Dinas Kominfo Sijunjung, David Rinaldo, Camat, dan undangan lainnya.

Baca juga: Diskominfo Sijunjung Gelar Sosialisasi Nagari Statistik

Wakil Gubernur mengapresiasi Bupati dan Wakil Bupati Sijunjung yang penuh akan inovasi dan inovasi tersebut selalu di koordinasikan ke pihak Pemprov Sumbar.

Dengan dilaunchingnya program Nagari Palaluar SITAMPAN dan SICANTIK ini diharapkan bisa memberikan dampak terhadap ketahanan pangan dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Sijunjung,”tambahnya.

“Kami berharap juga program ini dapat memulihkan ekonomi masyarakat sijunjung”

Selain itu Pemkab Sijunjung harus memikirkan juga proses kelanjutan dari adanya program ini, Sehingga nantinya keberadaanya kedepan dapat dirasakan masyarakat Sijunjung,”pesannya.

Wakil Bupati Sijunjung, Iraddatillah berharap program ini menjadi perhatian khusus di tingkat Provinsi Sumbar.

Ia menghimbau, Mari sama-sama kita kembangkan sektor pertanian dan sektor peternakan dengan baik.

“Realisasi pelaksanaan program ketahanan pangan dan hewani yang dilaksanakan ini tidak hanya manis di kata-kata saja, kita ingin nanti realisasinya berjalan dengan baik dan lancar,” harap Iraddatillah.

Melalui program ini mari sama-sama kita tampankan agari Palaluar yg sudah rusak akibat bekas tambang ini,”himbaunya

Wali Nagari setempat mengatakan kegiatan ini dalam rangka implementasi Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2021 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2022 khususnya terkait pengggunaan dana sebesar 20% untuk ketahanan pangan nabati dan hewani. Untuk tahap awal kita akam menanam pisang dan jagung, (Noven/Wewe)

BACA JUGA  Mendaftar Haji di Kemenag Pasaman Wajib Perlihatkan Bukti Vaksin
Baca juga: Kemenparekraf Bahas Wisata Minat Khusus Warisan Budaya Tambang Ombilin 

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakUpacara HUT RI di Puncak Gunung Talang, Pemkab Solok Matangkan Persiapan
Artikulli tjetërPesan Kesederhanaan di Madinah, dari Bai’at Khalifah hingga Kematian