Solok, SuhaNews – Wali Kota Solok H. Zul Elfian, menerima peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan VIII dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar secara virtual, Kamis (25/6) di E-Gov Monitoring Room Balaikota Solok.
Dalam kesempatan ini Wali Kota didampingi oleh Kepala Balitbang Kota Solok Marwis beserta jajaran. Peserta PKN Tingkat II berjumlah 51 orang.
“Kota Solok merupakan satu-satunya kabupaten dan kota di Pulau Sumatera yang dipilih sebagai laboratorium PKN II LAN Makassar,” ujar Kepala Pusat Pelatihan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan, Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar DR. Andi Taufik, M.Si.
Kota Solok sengaja dipilih, jelas Andi Taufik, karena hubungan yang terjalin baik selama ini, dan Wali Kota Solok merupakan sosok panutan yang dapat diambil ilmunya oleh para peserta.
Meskipun PKN Tingkat II kali ini dilakukan secara virtual, namun tidak mengurangi maksud dan tujuan diadakannya PKN ini.
”Semoga nantinya peserta dapat mengunjungi langsung Kota Solok untuk menimba ilmu, menikmati pemandangan dan tentunya makanan khas Kota Solok,” ujarnya.
Atas nama Pemko Solok, ujar Wako H. Zul Elfian, kami ucapkan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada LAN Makassar yang telah memilih Kota Solok sebagai lokasi PKN Tingkat II angkatan VIII kali ini.
“Meskipun saat ini dilaksanakan secara virtual, semoga nantinya dapat bertemu secara langsung jika pandemi ini telah berakhir,” harap Zul Elfian.
Selanjutnya, penunjukan Kota Solok sebagai lokasi vitisasi merupakan sebuah kebanggaan dan penghargaan bagi Kota Solok.
”Semoga nanti dapat langsung ke Kota Solok untuk menikmati pemandangan alam dan Bareh Solok, yang telah dikenal di Indonesia,” ujar H.Zul Elfian.
Kota Solok, jelas Zul Elfian, merupakan salah satu kota kecil di Provinsi Sumatera Barat dengan penduduk kurang lebih 75 ribu jiwa. Kota Solok merupakan Kota perlintasan dengan mata pencaharian penduduk utama agraris, perdagangan dan jasa.
“Saat ini angka kemiskinan di Kota Solok merupakan nomor dua terendah di Provinsi Sumatera Barat dengan angka kemiskinan di bawah 1%,” jelasnya.
Dalam 4 Tahun jalannya roda pemerintahan, tambah Wako Solok, perubahan Kota Solok semakin signifikan semenjak dibantu bapak Andi Taufik dari LAN dalam penyusunan dan pendampingan inovasi daerah.
“Pemko Solok tidak akan pernah berhenti melahirkan inovasi-inovasi di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tahun ini Setiap OPD diwajibkan melahirkan minimal 2 inovasi,” urai Zul Elfian.
“Kota Solok mustahil berubah tanpa inovasi. Kita bisa berubah apabila inovatif. Kita tidak boleh berhenti berpikir inovatif,” pesan H. Zul Elfian.
Wali Kota Solok senang apabila ada kepala OPD yang larinya lebih cepat dari walikota, dengan menelurkan inovasi-inovasi untuk kemajuan Kota Solok.
“Bimbingan dari LAN sangat kami butuhkan untuk membangunkan dan menyemangati OPD di Kota Solok,” jelas Zul Elfian.
Sebagai kota Kecil, tambah Zul Elfian, Kota Solok tetap berharap kehadiran LAN dan peserta PKN untuk membangun dan mengembangkan Kota Solok Serambi Madinah ini.
Reporter: Mindok Editor: Wewe
Baca Juga:
- .488 Mahasiswa UNP Ikuti KKN Dilepas Menteri PDTT dan Gubernur
- UNP Bakal Gelar Wisuda Virtual Pertama
- Dosen FBS UNP Ikuti Pelatihan Membuat Video Pembelajaran




Facebook Comments