Warung di Depan MAN 2 Lima Kaum Terbakar Siap Magrib

Warung di Depan MAN 2 Lima Kaum Terbakar Siap Magrib
Tanah Datar, Suhanews. Warung Mak Kundik dan satu warung bakso yang terletak di Lima Kaum, atau didepan MAN 2 Tanah Datar, terbakar Rabu, (24/2) sekitar pukul 19.30 WIB.

Warung Miso ini tidak berpenghuni dan selama ini tutup akibat Covid 19. Sementara Warung Mak Kundik yang baru di kontrak dan ditempati lebih kurang 2 bulan yang lalu merupakan warung minuman makanan lotek nasi goreng, jual pulsa juga tempat duduk – duduk bagi para pegurau atau Lapau bagi para lelaki Minang umumnya.

BACA JUGA  Simpan Ganja Kering, Pemuda Sulit Air Ditangkap Polisi

Pada saat api mulai menyala, mak Kundik tidak berada di warung atau Lapau milikinya karena baru saja mengantar anak mengaji dan singgah ketempat kemanakan beliau.

Mak Kundik mengetahui kebakarandi warungnya setelah adanya warga yang melapor kebakaran, saat kejadian hanya ada istri Mak Kundik yang berada di lokasi. Mak Kundik memperkirakan kerugian sekitar 70 Juta.

Warung di Depan MAN 2 Lima Kaum Terbakar Siap Magrib

Buya salah seorang guru SD yang biasa duduk di kedai Mak Kundik mengatakan Kejadian ini berlangsung sekitar seperempat jam. ia tinggal sekitar 200 M dari lokasi. Saat kejadian memang berniat untuk ke warung Mak Kundik sebagai mana biasa dia jalani, namun saat akan berangkat kelokasi Buya melihat kebakaran, melihat kejadian ini Buya langsung menelepon pemadam kebakaran.

BACA JUGA  Tekan Tindak Kekerasan Terhadap Anak, Kota Pariaman Bentuk UPTD PPA

Dari kebakaran di dua warung ini hanya TV, pakaian anak serta peralatan masak yang dapat diselamatkan. Buya tidak dapat membantu menyelamatkan barang-barang Mak Kundik karena api begitu besar dan terjadi ledakan-ledakan kecil.

Pemadam kebarakan yang datang ke lokasi berusaha memadamkan api yang melahap kedua warung dengan dibantu masyarakat. Api berhasil dipadamkan tak lama kemudian. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

reporter : Andra editor : Moentjak

BACA JUGA  Tambah 2 Orang Sembuh, Positif Covid-19 Sudah 203 orang

 

Facebook Comments

loading...