Makkah, SuhaNews | Seperti kemarin, hari ini Jumat (29/5) selesai menunaikan solat Subuh sebagian besar jemaah Haji Solok Raya yang tergabung dalam kloter 9 PDG bersama jemaah dari kota Padang Panjang menyelesaikan melempar jumrah di Jamarat.
Waktu pagi setelah Subuh ini dipilih, selian untuk menghindari cuaca panas, juga padatnya Jamarat oleh jemaah maupun jalur menuju Jamarat yang melewati terowongan Mina/
Melontar jumrah yang dilaksanakan hari ini adalah yang ketiga, dengan demikian telah menyelesaikan seluruh rangkaian melontar jumrah yang menjadi salah satu rangkaian ibadah haji yang juga mengenang peristiwa Nabi Ibrahim AS menerima perintah untuk menyembelih putranya Ismail AS. Dalam perjalanan menuju lokasi penyembelihan, keduanya digoda oleh iblis di daerah Mina.
Godan iblis pada Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tidak hanya seklai, tetapi tiga kali, dan tiap kali iblis menggoda, Nabi Ibrahim menolaknya dengan tegas dan mengusir iblis dengan cara melemparinya menggunakan batu kerikil. Pelemparan ini terjadi di tiga titik berbeda yang saat ini menjadi lokasi tugu/tiang jamarat.
Adapun tiga lokasi melempar jumrah ini adalah, jumrah ula tempat pertama kali iblis muncul menggoda Nabi Ibrahim AS, jumrah wusta, tempat kedua setan melancarkan godaannya dan jumrah Aqabah tempat ketiga iblis mencoba menghalangi hingga akhirnya melarikan diri setelah dilempar kerikil oleh Nabi Ibrahim. AS.
Praktik melempar batu ini kemudian dikukuhkan dan disyariatkan menjadi bagian dari ibadah haji ketika Rasulullah SAW melakukan Haji Wada’. Dalam ibadah haji, melontar jumrah bukan sekadar melempar batu ke arah tiang, melainkan sebuah ritual yang menyimbolkan Penolakan terhadap godaan setan: Mengingatkan manusia untuk terus melawan bisikan jahat. subuh subuh subuh
Ketua Rombongan 7 Kloter 9 PDG, H. Rifai mengatakan dengan telah menyelesaikan melontar ini, maka jemaah telah menyelesaikan rangkaian ibadah di Armuzna. Selanjutnya akan kembali ke Makkah untuk melaksanakan Tawaf Ifadah, Sa’i dan Tahalul.
“Untuk jadwal kembali ke Makkah kita menunggu arahan dan petunjuk dari Ketua Kloter sesuai dengan arahan dari PPIH Daker Makkah,” terang H. Rifa’i. Nova | Fendi
Berita Terkait :
- Tinggalkan Mina Sejak Pagi, Jemaah Solok Raya Melempar Jumrah di Jamarat
- Mabit di Muzdalifah, 100 Jemaah Kloter 9 PDG Murur dari Arafah
- Di Arafah, H. Rifa’i Ajak Jemaah Merenung “Siapa Diri Ini”
- Suhu Arafah Capai 48 Derajat, Jemaah Diimbau Tidak ke Jabal Rahmah
- Lafazkan Talbiyah, Jemaah Haji Solok Raya Sampai di Arafah
- Jelang ke Arafah, Menikmati Senja di Makkah dan Matahari Terbenam di Balik Zamzam Tower
- Seluruh Jemaah Haji Solok Raya / Kloter 9 PDG Diwajibkan Bayar Denda atau Dam
- 4 Upaya Pembimbing Ibadah Kloter 9 PDG Persiapkan Jemaah Menuju Armuzna
- Jelang Armuzna, TKHI Intensifkan Pendampingan Kesehatan Jemaah Haji PDG 9
- Buya Gusrizal Kunjungi Jemaah Haji Kloter 9 PDG di Aziziyah
- Ini Tanggapan Buya Gusrizal Gazahar tentang Lokasi Penyembelihan Hewan Dam Jemaah Haji



Facebook Comments