Waspadai PMK, Genius Umar Pantau Penyembelihan Hewan Kurban

PMK
Pariaman, SuhaNews – Waspadai PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) pada hewan, Walikota Pariaman, Genius Umar didampingi istri Ny. Lucyanel Genius, memantau penyembelihan hewan qurban di beberapa lokasi, Minggu 10 Juli 2022, usai salat Idul Adha.

Peninjauan dilakukan di Musholla Babul Salam, Kelurahan Kampung Jawa II, Surau Bayur, Desa Pauh Timur, Masjid Raya Pauh, Desa Pauh Barat, dan di Musholla Al Mujahiddin, Desa Pauh Barat. Semuanya berada di Kecamatan Pariaman Tengah.

Baca juga: 260 Hewan Kurban Sudah Disembelih di 41 Lokasi Di Padang Panjang

“Sekarang sedang mewabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menimpa hewan seperti sapi dan kerbau. Karena itu, kita memastikan hewan kurban yang dipotong dan dibagikan kepada masyarakat sehat dan layak dikonsumsi,” ujar Genius Umar.

Pemko Pariaman, jelas Genius Umar, berupaya memberikan rasa aman kepada warga, khususnya bagi umat islam dan masyarakat di Kota Pariaman, dalam menghadapi PMK pada hewan ternak ini.

“Kita juga menerjunkan petugas dan Dokter Hewan dari Dinas terkait, untuk memantau dan melihat hewan kurban yang dipotong,” jelasnya.

Total hewan kurban yang dipotong selama 2 hari ini, jelas Genius Umar, sebanyak 898 ekor, yang terdiri dari sapi sebanyak 795 ekor, kerbau sebanyak 5 ekor, dan kambing sebanyak 98 ekor, dan semuanya bebas dari PMK.

“Jumlah masyarakat Kota Pariaman yang berkurban sebanyak 5.686 orang,” terangnya.

Genius mengucapkan terimakasih kepada masyarakat baik di ranah maupun yang di rantau, yang telah menyisihkan hartanya untuk berkurban, walaupun masih dalam pandemi Covid-19, tetapi mereka tetap dapat berbagi hewan qurban kepada masyarakat yang membutuhkan, ulasnya.

“Ini menunjukkan masih tingginya nilai sosial dan gotong royong pada masyarakat kita, sehingga ini harus dapat terus kita pelihara, sehingga kepedulian sosial dan bersedekah kepada orang yang membutuhkan, dapat terus kita jaga,” tuturnya.

BACA JUGA  Tiga Kepala Daerah Sepakat Wujudkan Kawasan Metropolitan Palapa

“Idul Adha, harus kita  jadikan sebagai momentum untuk  lebih meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT, bagaimana pengorbanan Nabi Ibrahim AS, yang diperintahkan untuk mengorbankan anaknya atas perintah Allah,” jelas Genius Umar. 

“Semoga nilai-nilai keikhlasan dan pengorbanan yang telah ditunjukkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, akan dapat kita petik hikmahnya, dan dapat kita wujud nyatakan dalam kehidupan kita sehari-hari,” tutupnya. (Juned/Wewe)

Baca juga: Cegah Penyebaran PMK, Pemprov Sumbar Bentuk Pos Pemeriksaan Ternak

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakWali Kota Sawahlunto Deri Asta Serahkan Hewan Kurban Indo Jalito Peduli
Artikulli tjetërSiputih Bersimpuh Menyerahkan Diri Disaksikan Puluhan Orang