Zona Hijau, Sawahlunto Akan Lakukan Pembelajaran Melalui Tatap Muka

207
sawahlunto
Sawahlunto, SuhaNews – Kota Sawahlunto akan melaksanakan pembelajaran melalui tatap muka pada awal tahun pelajaran 2020/2021 yang akan dimulai pada Senin, 13 Juli 2020.

“Pembelajaran tatap muka menjadi pilihan Sawahlunto, dengan memperhatikan protokol kesehatan covid-19,” jelas Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta saat rapat bersama Kepala OPD Selasa (7/7/2020) di Balaikota.

Sawahlunto termasuk salah satu dari enam daerah di Sumatera Barat yang masuk zona hijau. Gubernur Sumbar mengizinkan  daerah zona hijau membuka sekolah dengan tatap muka pada  tahun ajaran baru ini,

“Saat ini tidak ada lagi kasus covidbaru, tidak ada kasus kematian karena covid dan tidak terjadi penyebaran covid,” jelas Deri Asta didampingi Wakil Wali Kota Zohirin Sayuti, Kadis Pendidikan Asril dan sejumlah OPD lainnya.

Menurut Walikota Deri Asta, perlunya memulai pembelajaran tatap muka di sekolah, mengingat metode belajar online (daring) memiliki beberapa kendala. Seperti ketersediaan jaringan di beberapa daerah, tidak semua orang tua memiliki smartphone, ditambah lagi adanya keberatan dari orang tua akan biaya paket internet.

“Jika kondisi ini dibiarkan lama-lama akan berdampak kurang baik pada semangat belajar anak-anak,” ujar Walikota sebagaimana dilansir dari Spiritsumbar.com.

Kegamangan akan risiko penyebaran Covid, jelas Deri Asta, tetap ada. Karena itu belajar tatap muka harus dilakukan dengan kedisiplinan yang tinggi dan menerapkan protokol kesehatan.

“Kita perlu kesepakatan bersama dan izin orang tua,” tambah Deri Asta.

Pihak sekolah, jelasnya,  wajib berkoordinasi dengan orang tua untuk mendapatkan izin sebelum proses belajar tatap muka di sekolah dilakukan.

Guru dan Kepsek Akan Test SWAB

Deri Asta menjelaskan bahwa Pemko Sawahlunto akan melakukan test Swab terhadap seluruh Kepala Sekolah dan guru. Guru-guru juga diminta menetap di Sawahlunto, tidak ada lagi yang bolak balik dari dan ke zona merah.

“Kepala Sekolah diwajibkan mengisi daftar isian sebagai pernyataan kesiapan sekolah melakukan belajar tatap muka dengan menyediakan sarana cuci tangan dan sabun, handsanitizer dan termogun,” jelas Deri Asta.

Jika semua prosedur ini sudah dipenuhi, jelas Wali Kota, proses belajar tatap muka bisa dilakukan untuk tingkat SLTA dan SLTP pada 13 Juli 2020. Sementara untuk SD/MI, SLB proses belajar tatap muka akan dimulai paling cepat 2 bulan setelah kelas tinggi melakukan pembelajaran.

“Tatap muka untuk TK, RA dan PAUD paling cepat 2 bulan setelah SD melakukan pembelajaran,” tambah Deri Asta.

Sementara Wakil Wali Kota Zohirin Sayuti menyarankan para orangtua mengantar dan menjemput langsung anaknya ke sekolah.

“Jika menggunakan kendaraan ojek, pakailah helm pribadi dan masker,” imbau Zohirin Sayuti.

sawahlunto
Wali Kota Sawahlunto Deri a Asta pimpin rapat persiapan tahun ajaran baru

Zohirin Sayuti juga berharap orang tua menyediakan bekal sarapan untuk anak, karena kantin sekolah belum boleh dibuka.

Di samping itu, jelas Zohirin Sayuti, waktu pembelajaran akan dipersingkat dari 45/40 menit menjadi 30 menit, tanpa jam istirahat keluar main.

“Pembatasan jumlah siswa dalam satu kelas dibatasi dan belajar bergantian yakni 1 hari sekolah, 1 hari libur,” tambah Wakil Wali Kota.

Pemerintah akan membentuk tim untuk mengawasi anak-anak. Diharapkan saat pulang sekolah tidak ada yang berkumpul-kumpul atau berkerumun.

“Jika ada satu anak saja yang terinfeksi covid, maka semua sekolah akan kembali ditutup,” tegas Zohirin Sayuti.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto Asril, mengatakan bahwa pembelajaran di SD, MI dan SLB, untuk sementara akan dilakukan dengan sistem daring dan luring.

“Guru kelas 1 SD diminta untuk membuat kegiatan belajar membaca apakah di sekolah ataupun di rumah bersama muridnya, karena anak belum bisa membaca dan untuk belajar daring tidak memungkinkan,” tambah Asril.

Selain Sawahlunto, direncanakan Pesisir Selatan, Pasaman Barat dan Padang Pariaman juga akan memulai pembelajaran tatap muka karena juga termasuk zona hijau.

Editor: Wewe        Sumber: Spiritsumbar.com

Baca Juga:

 

Facebook Comments

loading...