110 Peserta Ikuti Asesmen Pejabat Administrator Pemkab Tanah Datar

110 Peserta Ikuti Asesmen Pejabat Administrator Pemkab Tanah Datar
Batusangkar. SuhaNews. 110 orang peserta mengikuti asesmen pejabat administrator yang digekar oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Senin (2/8) di SMPN 1 Batusangkar.

“Asesmen ini guna melihat data potensi sumber daya manusia di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, untuk itu kita harapkan keseriusannya,” pesan Bupati Eka Putra saat mengunjungi SMPN 1 Batusangkar.

Sementara itu, salah seorang koordinator Asesmen Yuninda Tria Ningsih, S.Psi, M.Psi mengatakan bahwa para peserta diukur dalam beberapa hal kemampuan, yakni kemampuan mengelola tugas, kemampuan mengelola diri sendiri/orang lain serta kemampuan pengembangan diri/orang lain.

“Dari hasil ini (asesmen), kita akan berikan hasil secara individual, dari sanalah kita dapat melihat data potensi para peserta,” ujar Yuninda Tria Ningsih yang saat itu juga didampingi Kepala BKSDM Tanah Datar Jasrinaldi.

Sebelumnya saat pembukaan Plh Sekda Edi Susanto katakan kegiatan ini bukan pertama kali dilaksanakan di Tanah Datar. Pelaksanaan kali ini ucap Edi Susanto, diikuti seluruh pejabat eselon 3.

“Seluruh pejabat administrator wajib mengikutinya. Bagi yang kondisi sakit hari ini akan kita jadwalkan khusus dan ada juga yang tidak mengikuti hari ini, karena asesmennya masih berlaku, belum 3 tahun,” terangnya.

“Pesan pimpinan, agar kegiatan ini diikuti dengan baik sehingga hasilnya nanti menggambarkan potensi yang dimiliki,” tutup Edi Susanto.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Negeri Padang melalui psikotest berlangsung selama 2 hari, hari pertama tes tertulis dan hari kedua tes wawancara secara virtual. Rel | Dajim

Berita Terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  Polres Pessel Sita Motor Curian Dari Penadah
loading...
Artikel sebelumyaCovid-19 Kabupaten Solok: Sudah 91 Warga Meninggal Dunia
Artikel berikutnya16 Tahanan Polres Solok Kota Terkonfirmasi Positif Covid-19