3 Juta untuk Guru Mengaji dari Kemenag, Ini Persyaratannya

3 Juta untuk Guru Mengaji dari Kemenag, Ini Persyaratannya
SuhaNews. Pemerintah melalui Kemenag memberikan insentif buat guru mengaji sebesar 3 Juta rupiah, melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Untuk Sumatera Barat, bantuan guru mengaji ini diserahkan melalui Bidang Papkis, Kabid Papkis Kanwil Kemenag Sumbar diwakili Yohanis selaku Kasi Pendidikan Diniyah Pontren dan Ma’had Aly.

Yohanis menyebut pemerintah melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI memberikan stimulasi berupa insentif untuk guru mengaji pada Lembaga Pendidikan Alquran.

Ditambahkannya, Pemerintah melalui Kemenag berupaya meningkatkan kesejahteraan lembaga keagamaan dan tokoh agama. Salah satunya dengan pemberian insentif kepada guru mengaji yang berada di Sumbar.

Yohanis mengatakan bahwa  insentif itu ditujukan untuk meningkatkan semangat para guru pendidikan Alquran.

“Alhamdulillah pemerintah  membantu guru guru TPQ, MDT TPA kita tahun ini,” katanya penuh semangat saat berlangsungnya kegiatan Pemberkasan Bantuan Insentif Ustadz pada Lembaga Pendidikan Alquran, di Aula Ab 1 Kanwil Kemenag Sumbar, Senin (01/11) siang.

Disampaikannya, penyaluran insentif yang dikucurkan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ditjen Pendis Kemenag RI ini totalnya mencapai Rp 300 juta.

“Dalam data, terhitung sebanyak 100 orang guru se-Sumatera Barat akan menerima bantuan insentif tersebut. Nilai  besaran insentif tersebut sebanyak 3 juta per orangnya,” ujarnya

Tercatat untuk Kabupaten Solok ada 5 orang guru, Kabupaten Agam sebanyak 5 orang, Kota Pariaman sebanyak 6 orang guru, Kota Payakumbuh 5 orang, Sawahlunto 5 orang, Kabupaten Lima Puluh Kota 5 orang guru, Kabupaten padang pariaman 5 orang guru, Pasaman Barat sebanyak 8 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 6 orang, 6 orang untuk Kabupaten Tanah datar, 5 orang Kota Bukittinggi, Kabupaten Solok 5 orang, 8 orang untuk kota Padang, Kabupaten Sijunjung 5 orang, Kepulauan Mentawai 3 orang guru, Kabupaten Solsel 5 orang, Kabupaten pasaman 5 orang dan Dharmasraya 5 orang guru mengaji.

BACA JUGA  Wakil Bupati Tanah Datar Bersilaturrahmi dengan Bawaslu

“Masing masing guru ngaji nantinya akan mendapat 3 juta. Kita patut bersyukur, karena anggaran ini bersumber dari DIPA Kemenag pusat. Makanya untuk berkas dan bahannya semua dari pusat. ” sebut Yohanis.

Ia menargetkan sekiranya pemberkasan sudah lengkap dalam 1 pekan ini, selanjutnya bahan tersebut kembali dikirim ke Kemenag pusat untuk proses aktivasi pencairan.

Yohanis mengungkapkan secara umum syarat mendapatkan insentif tersebut, 100 orang guru ini wajib membuat surat pernyataan telah menerima bantuan insentif ustadz pada lembaga pendidikan Al-Qur’an TA 2021 dari Kemenag RI (bermaterai). Kemudian menandatangani tanda terima bantuan bermaterai berdasarkan SK dan mengisi profil penerima bantuan.

Selain itu guru penerima bantuan juga menyediakan laporan akademik seperti fotokopi KTP, fotokopi NPWP, narasi singkat tugas rutinitas ustadz, fotocopi izin operasional lembaga dari Kementerian Agama daerah setempat dan fotokopi SK penetapan/ Susunan kepengurusan sebagai ustadz dari lembaga terkait.

Ia mengharapkan guru guru mengaji penerima insentif yang sudah mengisi pemberkasan bisa bersabar menunggu bantuan ini hingga cair.

“Harapan kita tidak terjadi kesalahan dalam mengisi blanko. Kalau sudah selesai pemberkasan, tolong dicek kembali berkasnya, yang bisa dibawa pulang buku rekening, ATM dan PINnya. Sedangkan untuk berkas lain akan dibawa kembali ke pusat,” ujarnya mewanti wanti.

Ia mengingatkan, agar guru tetap berkoordinasi secara langsung dengan pihak Bidang Papkis Kanwil Kemenag Sumbar. Terlebih saat pencairan dan hasil print pencairan nanti di Kemenag Kabupaten/kota setempat,

Sebab ia mengakui, bantuan tersebut merupakan motivasi dan stimulasi bagi guru-guru dalam mengelola lembaga pendidikan.

“Walau nilainya tiga juta, yang pasti dana ini perlu kita syukuri dan manfaatkan sebaik mungkin. Bapak dan ibu adalah yang terpilih dari beberapa guru yang menerima bantuan ini se-Sumbar, ” sebutnya kembali memberi spirit.

BACA JUGA  Karantina Tahfiz RTAF dan RT DAQU Ditutup, Ayah Basran Sudah Hafal 9 Juz

Semoga bantuan ini akan bertambah besarannya tahun depan. Info terbaru, kedepan bantuan ini akan dikelola pihak Kanwil Kemenag Sumbar. Mengingat bantuan ini langsung dari kemenag Pusat, Yohanis berharap besar agar guru mengaji di Sumbar dapat meningkatkan kompetensinya sebagai guru dan tenaga kependidikan pada layanan pendidikan Alquran terutama untuk masyarakat. Rel |

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaBelasan Muda Mudi Ditangkap Satpol PP dari 2 Kamar Kos
Artikel berikutnyaSilaturrahmi dengan KAN Lubuk Basung, Bupati Agam Akan Tindaklanjuti Permintaan Ninik Mamak