Bukittinggi, SuhaNews – Sebanyak 32 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Formasi Tahun 2024 di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) kota Bukittinggi dilantik oleh Menteri Agama RI, KH. Nasaruddin Umar. Pelantikan diikuti secara daring dari Aula Kantor Kemenag setempat, Senin, (26/5).
Pelantikan PPPK dilingkungan Kemenag kota Bukittinggi dihadiri oleh Kepala Seksi, Penyelenggara, Kepala KUA dan Kepala Madrasah se-kota Bukittinggi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU), Hj. Tri Andriani Djusair menyebutkan bahwa seluruh PPPK yang dilantik terdiri dari beberapa jabatan dan merupakan PPPK tahap I.

“32 orang PPPK yang dilantik merupakan hasil formasi tahap I pengadaan PPPK tahun 2024 yang terdiri dari 8 orang Penyuluh Agama Islam, 8 orang Pelaksana dan 16 orang Guru Madrasah,” ujar Hj. Tri Andriani Djusair
“Kita berharap dengan telah diangkatnya dan bertambah ASN formasi PPPK, semoga semakin meningkatkan kinerja Kemenag dan meningkat pula pengabdian pada negara khususnya pada pelayanan kepada masyarakat bidang keagamaan dan pendidikan,” ulasnya
Pelantikan serentak di seluruh Indonesia pada siang hari Senin, 26 Mei 2025, diawali dengan gladi pukul 11.00 WIB, dan siangnya dilaksanakan pelantikan di satuan kerja masing-masing.
Menteri Agama RI, KH. Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag diharap jadi panutan, dan dalam masa selama 24 jam jadi teladan.

“Karena background Kemenag adalah putih, jadi sebagai ASN Kemenag diminta untuk jadi panutan bukan hanya di jam-jam kantor, tapi 24 jam masyarakat ingin menjadikan sebagai teladan dan panutan,” ujar KH. Nasaruddin Umar.
“Maka itu ada konsekuensi yang menjadi pegawai atau ASN PPPK di Kementerian Agama harus mampu mempertanggungjawabkan posisi ini di hadapan masyarakat kita,” tambah Menteri Agama.
“Maka pada hari ini, Senin tanggal 26 Mei Tahun 2025 saya Menteri Agama Republik Indonesia dengan ini secara resmi melantik 71.336 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Agama,” ucap Menag.
Menag Nasaruddin sampaikan selamat pada PPPK yang dilantik dan diambil sumpah secara nasional. Menag juga sampaikan apresiasi pada Presiden dalam hal kepeduliannya dalam hal perekrutan dan pelantikan ini.
“Ini satu ikhtiar terbaik dan perjuangan dengan harapan bermuara pada harapan terbaik,” ungkapnya
Nasaruddin umpamakan institusi Kemenag bagaikan kain putih, dan ASN Kemenag seakan sosok yang suci bersih bak malaikat.
“Tiga elemen penting dan harus dimiliki adalah human, nature dan God. Human selalu menjaga kerukunan, cinta damai dan kasih sayang. Nature adalah mencintai dan menjaga lingkungan serta alam sekitar.

Sedangkan God adalah hubungan hamba dengan Tuhannya yang mana seorang ASN menjadi teladan pengamalan agama bagi masyarakat,” tandasnya
Disisi lain, dalam laporannya, Kepala Biro (Karo) Kepegawaian mewakili Sekjen Kemenag, H Wawan Djunaedi menyampaikan, bahwa pelantikan siang ini berasal dari 194 satker seluruh Indonesia.
Pelantikan PPPK di Kemenag kota Bukittinggi merupakan satu bagian dari ribuan PPPK yang dilantik secara nasional. Pelantikan juga diikuti dari luar negeri, seperti Arab Saudi, Iran, Inggris, Jerman, Tiongkok, dan lainnya.
Sekjen Kemenag, H Kamaruddin Amin sebelumnya menjelaskan, pelantikan ini menjadi salah satu momen penting dan terbesar dalam sejarah pengangkatan ASN Kemenag, dengan jumlah peserta yang mencapai 71.010 orang dari berbagai satuan kerja di seluruh Indonesia.
“Pelantikan PPPK 2024 ini dilakukan menyusul penetapan formasi oleh pemerintah melalui Keputusan Menteri PANRB Nomor 329 Tahun 2024 tentang Penetapan Kebutuhan PPPK di Instansi Pemerintah Tahun Anggaran 2024.
Ribuan pegawai yang telah lolos seleksi PPPK Kemenag 2024 akhirnya akan resmi menyandang status ASN dan memperkuat pelayanan publik berbasis keagamaan di tanah air,” terangnya
Kamaruddin Amin, menambahkan bahwa pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama.
Ia menegaskan bahwa para PPPK yang dilantik telah melalui proses seleksi yang ketat, transparan, dan berbasis kompetensi.
Kementerian Agama dalam menyiapkan teknis pelaksanaan pelantikan secara hybrid, yakni dilakukan secara luring dan daring secara serentak.
Pelantikan untuk peserta dari unit kerja pusat dilaksanakan secara langsung (luring) di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI.
Sementara itu, bagi peserta dari satker daerah, pelantikan dilakukan secara daring melalui zoom meeting yang sudah disiapkan oleh masing-masing Kemenag provinsi dan satker terkait di daerah.
Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi dan efisiensi birokrasi yang sedang dikembangkan oleh Kemenag.
Pelantikan ini juga menandai dimulainya masa tugas para PPPK sebagai bagian dari transformasi ASN yang lebih fleksibel, profesional, dan berbasis kinerja.
“Sebelum Menag melantik PPPK secara nasional secara daring dan luring, sambutan disampaikan Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional saat ini adalah H. Zudan Arif Fakrulloh dan Wakil Menteri PAN RB Komjen Pol (Purn) Purwadi Arianto. Hadir bersama Menag pejabat eselon I dari Kemenag dan mitra, seperti BKN dan BPJPH.
Aksi pemutaran video penanaman 71.010 pohon secara nasional juga lengkapi acara pelantikan. Ini bagian ekoteologi yang digagas oleh Menag, dan bagian dari Program Presiden RI. *Syafrial
Baca Juga : 54 PPPK Kemenag Kota Pariaman Tanam Pohon jelang Dilantik



Facebook Comments