Mulai Hari Ini, Pasar Raya Padang Ditutup untuk Lima Hari ke Depan

SuhaNews – Terpaparnya 17 pedagang oleh Covid-19 dan 3 orang di antaranya meninggal dunia, Pemko Padang mengambil langkah tegas, dengan menutup sementara Pasar Raya selama lima hari, 20-24 April 2020. 

Penutupan Pasar Raya Padang selama lima hari dimaksudkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Padang, khusunya di area Pasar Raya. keputusan ini men mendapat apresiasi dari pedagang dan masyarakat.

Sebagaimana dilansir dari Padangkita.com, Penutupan Pasar Raya akan diberlakukan mulai Senin (20/4/2020) hingga Jumat (24/4/2020). Sebab, di Pasar Raya telah diketahui 17 pedagang terpapar Covid-19, dan 3 orang di antaranya meninggal dunia.

“Keputusan penutupan Pasar Raya ini setelah berkoordinasi dengan Forkopimda,” uar Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Endrizal.

“Penutupan Pasar Raya adalah langkah yang tepat dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19,” ujar Ketua Komisi I DPRD Padang, Elly Trisyanti.

pasar raya
Pasar Raya Padang

“Saya mendukung untuk ditutup dulu, dibersihkan dulu, sehingga langkah dalam upaya mengantisipasi penyebaran virus itu dapat dilakukan,” katanya.

Elly Trisyanti mengingatkan agar pelaksana di lapangan benar-benar melakukan pembersihan secara menyeluruh di Pasar Raya, sehingga penyebaran virus ini dapat diminimalisir sejak awal.

Soal kebutuhan warga, kata Elly, untuk sementara bisa membeli ke pasar-pasar penyangga.

“Untuk sementara manfaatkan pasar penyangga yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat terlebih dahulu,” ujarnya.

Elly mengharapkan Pemko untuk  meningkatkan sosialisasi, edukasi dan menyebarkan informasi kepada masyarakat tentang virus Corona, dan bagaimana langkah antisipasi supaya tidak tertular. Seperti mewajibkan pakai masker, physical distancing dan cuci tangan.

“Masyarakat diharapkan mengikuti imbauan dan aturan dari pemerintah dalam upaya penyebaran Covid-19 ini,” harap Elly.

Pasar Online

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Padang, Budi Syahrial berharap, Pemko perlu membuat surat pemberitahuan kepada organisasi-organisasi pedagang pasar terlebih dahulu. Hal itu agar kebijakan Pemko didukung oleh para pedagang dengan baik.

BACA JUGA  Penganiayaan TNI Oleh Moge, Polres Bukittinggi dan Kodim Gelar Konfrense Pers

Pemko Padang, jelas Budi, bisa mengembangkan pasar online, khususnya di Kota Padang.

“Pasar online itu bisa  dikembangkan,” saran Budi.

Anggota Komisi I DPRD Padang ini berharap agar pedagang dapat menerima keputusan dari pemerintah dalam upaya kemaslahatan bersama. Pasar merupakan tempat berkumpulnya manusia, sehingga mempercepat penyebaran covid-19. Terbukti,  sejauh ini terdapat 17 orang pedagang yang positif terpapar Corona.

“Pedagang yang kehilangan mata pencariannya akibat penutupan pasar tersebut segera melapor ke RT dan RW agar dapat bantuan dari pemerintah dan mengisolasi diri di rumah,” harap Budi.

Editor: Wewe   Sumber; Padangkita.com

Baca Juga:

Facebook Comments

Google News