SuhaNews. Pemerintah Provinsi Sumbar tengah mengurus izin ke Kementerian Kesehatan untuk pengoperasian alat GeneXpert yang berada di empat rumah sakit. Nantinya alat ini dapat memeriksa sampel pasien terkait Covid-19. Satu diantaranya adalah Labor RSU M. Natsir kota Solok.
Masing-masing rumah sakit itu nantinya bisa memeriksa hingga 32 spesimen setiap hari. Selain RSU M. Natsir, labor lainnya adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Natsir Kota Solok, RSUD Pariaman, RSUP dr M Djamil Padang, dan RSUD Ahmad Mochtar Bukittingi.
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada media mengatakan, sebelumnya telah dilakukan berbagai persiapan agar Balai Veteriner Bukittinggi bisa menjadi tempat tes Virus Corona, sebelum keluarnya izin dari Kementerian Kesehatan.
“Hari sudah mulai beroperasi memeriksa sampel, jadi tambah lagi dan bisa maksimal memeriksa 50 sampel setiap hari,” kata Irwan di Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (29/4).

Dengan beropreasinya Labor Balai Veteriner Bukittinggi, maka kemampuan memeriksa spesimen pasien di Sumbar bisa ditingkatkan menjadi 300 sampel hingga 360 per hari. Jumlah ini termasuk dengan kapasitas dari Labor Fakultas Kedokteran Unand.
Untuk bahan penunjang aktivitas kedua labor ini, Pemprov Sumbar sudah menyiapkan bahan reagenyang bekapasitas memeriksa sampai 20 ribu spesimen. Bahkan untuk sebulan ke depan.
“Bahan itu langsung dikirim ke laboratorium Unand. Nantinya juga dikirim ke Balai Venteriner Bukittinggi yang operasionalnya di bawah koordinasi Laboratorium FK Unand,” katanya. Moentjak
Baca Juga :




Facebook Comments