Arosuka, SuhaNews – Kabupaten Solok mendukung pelaksanaan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) Tahap Ketiga, sebagai persiapan memasuki era new normal. Pelaksanaan New Normal diharapkan menyentuh leveh nagari dan jorong.
“Kita laksanakan PSBB Ketiga untuk memasuki era new normal,” jelas Bupati Solok, H. Gusmal usai mengikuti rapat koordinasi bupati/walikota se-SUmatera Barat dengan Gunernur Sumbar, melalui video conference, Kamis (28/5/2020).
Bupati Solok, H. Gusmal mengikuti video conference dari Guest House Arosuka didampingi oleh Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, Forkopimda, serta Kepala SKPD terkait di lingkup Pemkab Solok.
Sementara dari Provinsi Sumbar ada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Forkopimda Prov. Sumbar, serta Dekan Fak. Kesmas Unand Defriman Djafri.
“Perpanjangan PSBB ini akan dimanfaatkan untuk persiapan new normal serta sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar pelaksanaan new normal berjalan maksimal,” ujar Bupati Solok, H.Gusmal.
Pelaksanaan new normal, tambah Gusmal, merupakan salah satu usaha kita dalam mengembalikan dan meningkatkan perekonomian masyasrakat. Karena itu Diharapkan kerjasama seluruh pemangku kepentingan.
“Kabupaten Solok akan memokuskan new normal pada tingkat nagari dan jorong,” jelas Gusmal.
Bupati Solok berharap Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok maupun setuap SKPD bisa mempersiapkan konsep atau draf bentuk pelaksanaan New Normal ini.
“Manfaatkanlah PSBB Ketiga ini untuk persiapan memasuki era New Normal,” harap Bupati Gusmal.
Sementara Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno berharap masing-masing daerah menyiapkan fase new normal pasca PSBB ketiga ini.
“Pedomani penjelasan dari pakar epidemologi dalam pelaksanaan era new normal,” harap Gubernur.
Perhatikan indikator apa saja yang sudah terpenuhi untuk memasuki fase new normal. ika kita belum sepenuhnya siap dengan new normal, maka kemungkinan masyarakat yang akan terpapar covid-19 akan lebih banyak dan akan lebih memperburuk keadaan khusunya di wilayah Sumbar.
“Salah satu penunjang keberhasilan new normal ialah kedisiplinan masyarakat akan protokol kesehatan penanganan covid-19,” jelas Gunernur Irwan Prayitno.
Pelaksanaan PSBB Sumbar, jelas Irwan Prayitno, akan diperpanjang hingga 7 Juni 2020. Ada empat poin penting yang harus diperhatikan semua daerah.
Pertama, dalam masa PSBB tahap ketiga ini dilakukan sebagai persiapan dan pelaksanaan tahap-tahap new normal, salah satunya dengan menmgurangi pembatasan yang sudah ada selama PSBB.
Kedua, mendisiplinkan masyarakat untuk melakukan protokol kesehatan, sebab suksesnya new normal didukung oleh masyarakat yang disiplin.
Ketiga, kita tetap berada dalam situasi tanggap darurat hingga ada kepres baru, sebab dalam situasi new normal sekalipun bahaya covid-19 tetap akan mengancam masyarakat serta maksimalkan system kesehatan yang sudah ada.
Keempat, pemerintah memberikan kebebasan kepada kab/kota yang keluar dari PSBB dan akan selalu memberikan dukungan bagi kab/kota yang akan lebih dahulu melaksanakan tahapan menuju masa new normal dengan tetap mematuhi beberapa aturan yang berlaku.
“Dari 19 kab/kota di Sumbar, hanya kota Bukittinggi yang melaksanakan fase new normal lebih awal,” tutup Gubernur Irwan Prayitno. Wewe
Baca Juga:



Facebook Comments