Rezeki Sempit? Bersedekahlah Untuk Melapangkannya

Rezeki Sempit? Bersedekahlah Untuk Melapangkannya

Oleh : Tasrif

Hendaklah orang-orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekadar apa yang Allah berikan kepadanya. Allh kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. (QS. Ath-Thalaq ayat 7).

Sempit rezeki dalam bentuk macam-macam yang diberikan seperti resah, kesehatan terganggu, masalah yang menumpuk dan lainnya.

Jika kita merasa bahwa rezeki kita sempit, dan kesulitan melanda maka kuncinya kita bersedekah.

Rezeki Sempit? Bersedekahlah Untuk Melapangkannya
Tasrif Guru MTsN 1 Kota Pariaman

Luaskanlah dan lapangkanlah rezeki kita dengan bersedekah, jangan kita malah kita tahan harta kita, ibarat menggenggam pasir lautan di tangan kita, semakin kita genggam maka malah semakin habis ia dari genggaman kita lantaran tumpah dari sela-sela jari tangan.

Di dalam surat Al-Baqarah ayat 265, Allah SWT berfirman yang artinya,

“Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di daratan tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat.

Ingin menjadi orang kaya, tentu banyak ikhtiar atau berusaha dengan bersungguh-sungguh, tapi lebih itu kita harus berbuat baik di jalan Allah. Memberikan sebagian rezeki di jalan Allah dengan mengingatkan diri untuk selalu membantu sesama, terutama orang yang berjuang di jalan Allah. Anak-Anak miskin yang butuh biaya untuk melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih baik.

Begitu banyak kita rasakan, betapa mahalnya pendidikan bahkan menjadi sebuah ladang komersial untuk orang yang berpunya bisa sekolah favorit karena biaya yang mahal.

Tak ada pendidikan yang gratis, semuanya butuh biaya. Apalagi sekolah yang bonofit yang terkenal dengan prestasi sehingga menjual nama hanya orang yang berduit yang bisa masuk.

BACA JUGA  Ketum KONI Sumbar: Program TC PON XX 2021 Disesuaikan Kondisi di Papua

Bagaimanapun, kita yang hidup pas-pasan. Gali lobang tutup lubang ada duit bayar hutang terpaksa hanya gigit jari dan bisa memasukkan sekolah yang biasa saja.

Untuk berjuang butuh kemampuan finansial dalam berada di posisi tersebut, apabila kita biarkan hanya sebagian orang saja yang menerima pendidikan yang layak.

Bantuan pendidikan sangat penting dengan sedekah yang kita berikan tidak hanya untuk pembangunan masjid/surau saja tetapi membangun jiwa-jiwa yang lemah dalam pendidikan.

Pendidikan yang untuk membawa kehidupan yang lebih baik.Hendaklah orang-orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekadar apa yang Allah berikan kepadanya. Allh kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. (QS. Ath-Thalaq ayat 7)

Sempit rezeki dalam bentuk macam-macam yang diberikan seperti resah, kesehatan terganggu, masalah yang menumpuk dan lainnya.

Jika kita merasa bahwa rezeki kita sempit, dan kesulitan melanda maka kuncinya kita bersedekah.

Luaskanlah dan lapangkanlah rezeki kita dengan bersedekah, jangan kita malah kita tahan harta kita, ibarat menggenggam pasir lautan di tangan kita, semakin kita genggam maka malah semakin habis ia dari genggaman kita lantaran tumpah dari sela-sela jari tangan.

Di dalam surat Al-Baqarah ayat 265, Allah SWT berfirman yang artinya,

“Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di daratan tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat.

Wallahu a’lam bisshowwab

(060225)

Baca Juga : Tasrif, M.Pd : Kebersihan, Terjauhkan Diri dari Penyakit

Facebook Comments

Google News