Pariaman, SuhaNews – Wali Kota Pariaman, Yota Balad didampingi kepala Disdikpora Hertati Taher, Polres Pariaman dan Kodim 0308 Pariaman dan beberapa kepala OPD mengadakan tatap muka dengan para siswa dan orangtua siswa yang terlibat perkelahian di SMPN 7 Kota Pariaman, Senin (19/1/2025).
Pertemuan ini digelar sebagai tindak lanjut beredarnya video perkelahian siswa SMPN 7 Kota Pariaman usai jam pulang sekolah di lapangan bola belakang sekolah.
Baca juga: Satpam Jadi Tersangka, Perkelahian Tewaskan 2 Orang
Yota Balad mengimbau kepada para siswa untuk tidak mengulangi perbuatan seperti ini lagi, baik itu siswa yang terlibat ataupun siswa-siswi sekolah lainnya yang ada di Kota Pariaman karena ini justru mempermalukan nama sekolah, nama orang tua, dan merusak tatanan sosial.
“Meng-upload hal seperti itu ke media sosial bukanlah hal yang harus dibanggakan, tapi anak-anak harus tahu bahwa perbuatan tersebut adalah melanggar aturan hukum yang berlaku, dan sangat tidak beretika dan tidak sesuai dengan ajaran agama,” jelas Wako Yota Balad.
Berjanjilah kepada diri sendiri, tambah Yota Balad, untuk tidak mengulangi perbuatan yang tidak sesuai dengan kaidah dan norma-norma kehidupan kita, buatlah kegiatan yang lebih positif yang lebih bisa membanggakan sekolah, orang tua, membanggakan daerah dalam berbagai bidang prestasi dalam mencapai cita-cita.
Kedua anak yang terlibat juga saling bermaafan secara terbuka, menyesali perbuatannya dan berjanji di hadapan Wako Pariaman, Majelis Guru dan para orang tua untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama lagi.
Wako Pariaman Yota Balad juga sudah mengintruksikan kepada Dinas Satpol PP untuk memberikan evaluasi dan monitoring terhadap anak sekolah yang pulang sekolah di jam luar sekolah ini.
“Pemko Pariaman tidak akan berikan toleransi kepada anak sekolah dengan pakaian sekolah masih berkeliaran setelah jam pulang sekolah,” tegas Yota Balad.
Yota Balad berharap ini menjadi kasus pertama dan menjadi kasus terakhir, dan tidak ada lagi kejadian serupa terulang lagi
“Jika masih ada siswa yang berkelahi, membuat keonaran, maupun melakukan perbuatan asusila lainnya, akan diberikan sanksi. Semoga siswa manapun di Kota Pariaman tidak ada lagi yang berbuat hal-hal yang tidak kita inginkan,” tutup Yota Balad.
Baca juga: 1 Orang Meninggal Karena Berkelahi, Pelaku Ditangkap Polres Tanah Datar



Facebook Comments