Momen Idul Adha 1447 H, IBI Kota Pariaman dan Dinas Kesehatan Gelar Bakti Sosial

Pariaman, SuhaNews – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Pariaman dan Dinas Kesehatan Kota Pariaman menggelar Bakti Sosial untuk ibu hamil yang ada di Kota Pariaman, pada Hari Raya Idul Adha 1447 H, dengan membagikan hwan kurban kepada ibu hamil. 

“Ini merupakan kegiatan rutin tahunan setiap Hari Raya Idul Adha, dengan membagikan daging kurban kepada para ibu hamil dan orang yang membutuhkan,” ujar Ketua IBI Kota Pariaman Bidan Badriah Khalidi, SKeb, MKM.

Baca juga:  Bupati Solok Launching Bedah Rumah dan Cek Kesehatan Gratis

Kegiatan ini, tambah Badriah Khalidi, juga dalam rangka memperingati HUT IBI ke 75 Cabang Kota Pariaman dan sekaligus HUT ke 24 Kota Pariaman.

“Melalui Gerakan ‘IBIQU BERIMAN’, kita wujudkan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas di Kota Pariaman,” tukas Ketua IBI, di Sekretariat IBI Cabang Kota Pariaman, di Perumahan Graha Dirga Bakrie III, Dusun Pakasai, Desa Kampung Baru Padusunan, Kecamatan Pariaman Timur, Kamis (28/5/2026).

Bidan aAcara ini dihadiri oleh PPTK Dinas Kesehatan Kota Pariaman Desy Handriyani, Kepala Desa Kampung Baru Padusunan Mulyadi, Pengurus IBI Kota Pariaman dan Pengurus IBI Ranting serta para ibu hamil dan warga sekitar.

Badriah menjelaskan bahwa Gerakan IBIQU BERIMAN ini merupakan program IBI Kota Pariaman. Setiap ibu hamil selain mendapatkan daging sapi, juga mendapatkan bantuan uang yang berasal dari IBI Kota Pariaman, dan tambahan makanan bergizi.

“Tahun ini ada 2 ekor Sapi dan 1 ekor Kambing. Satu ekor diserahkan di Balaikota Pariaman, dan sisanya hari ini, kita serahkan untuk 50 ibu hamil yang ada di Kota Pariaman dan warga sekitar,” ungkapnya.

“Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Pariaman, yang selalu mensupport kegitan IBI,” jelas Ketua IBI Dua Periode ini.

BACA JUGA  3 Rumah Terbakar di Kab. Solok pada Minggu Terakhir 2025

Tahun ini, jelasnya, IBI Kota Pariaman mengangkat tema “Bidan Sahabat Perempuan, Menuju Pariaman Sehat dan Sejahtera” sedangkan dari Dinas Kesehatan kegiatan ini disandingkan dengan Gerakan Ibu Hamil Sehat, untuk cegah stunting dan turunkan angka kematian ibu “Ibu Sehat, Janin Sehat, Generasi Hebat. 

Sementara itu Camat Pariaman Timur Ahmad Syaukani menyampaikan bahwa 1.000 HPK (Hari Pertama Kehidupan,) adalah periode emas tumbuh kembang anak (dari dalam kandungan hingga usia 2 tahun).

“Pemenuhan nutrisi dan stimulasi yang baik di fase ini sangat penting karena dapat mencegah stunting,” ujar Ahmad Syaukani.

Bakti Sosial ditutup dengan mendengarkan tausyiah yang disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Modern Taman Pendidikan Ulama Zuama (PPM TAPUZ) Kota Pariaman, Ustadz Afrinaldi Yunas.

Baca juga: Kota Pariaman Raih Juara 2 Poster Audit Kasus Stunting Tingkat Nasional

Facebook Comments

Google News